kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45749,52   23,69   3.26%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Produksi minyak OPEC pada Maret naik dari level terendah 2009 pasca hancurnya pakta


Selasa, 31 Maret 2020 / 22:27 WIB
Produksi minyak OPEC pada Maret naik dari level terendah 2009 pasca hancurnya pakta
ILUSTRASI. Logo OPEC

Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - LONDON. Produksi minyak OPEC naik pada Maret dari yang terendah selama lebih dari satu dekade pada bulan lalu karena Arab Saudi meningkatkan produksi menyusul runtuhnya pakta suplai yang dipimpin OPEC, mengimbangi penurunan lebih lanjut di Libya, Iran dan Venezuela.

Mengutip Reuters, Selasa (31/3), menurut survei, rata-rata, 13 anggota OPEC memompa 27,93 juta barel per hari pada bulan lalu, naik 90.000 barel per hari dari Februari.

Pakta pasokan oleh OPEC dan produsen lain yang dikenal dengan OPEC+ runtuh pada 6 Maret, mempercepat penurunan harga yang sudah anjlok karena wabah virus corona. 

Baca Juga: Oil edges higher after 18-year lows prompt U.S.-Russia talks plan

Minyak mentah brent sudah jatuh di bawah US$ 22 per barel, terendah sejak tahun 2002.

Sementara Arab Saudi berencana untuk meningkatkan pasokan setelah runtuhnya kesepakatan OPEC+, output OPEC belum banyak berubah karena kesepakatan ekspor untuk peroduksi Maret sudah ada, menurut Petro Logistics, perusahaan yang melacak pengiriman minyak.

"Pasokan OPEC pada Maret secara umum tidak berubah dibandingkan Februari, melayang pada rekor terendah," kata Kepala Eksekutif Petro-Logistics Daniel Gerber kepada Reuters.

"Alokasi untuk Maret dikunci pada perjanjian OPEC+ yang runtuh pada 6 Maret," 

"Ini mungkin ketenangan sebelum badai karena banyak negara OPEC telah mengumumkan maksimalisasi pasokan dan ekspor mereka pada bulan April. Tanda-tanda awal menunjukkan tingkat ekspor dari Arab Saudi, UEA dan Kuwait mulai meningkat."

OPEC, Rusia dan produsen lain memiliki kesepakatan untuk membatasi produksi sebesar 1,7 juta barel per hari hingga 31 Maret untuk mendongkrak harga.

Survei menemukan, 10 anggota OPEC terikat oleh perjanjian masih melebihi pemangkasan yang dijanjikan pada bulan Maret. Kepatuhan sebesar 106% di bulan Maret, turun dari 128% di bulan Februari.



TERBARU

[X]
×