CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Produksi sekuel film Avatar


Selasa, 17 Desember 2013 / 12:45 WIB
ILUSTRASI. Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi (kiri) dan Wadirut Bank Mandiri Alexandra Askandar (kanan) menjajal fasilitas digital yang ada di cabang Bank Mandiri digital


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Dessy Rosalina

WELLINGTON. Produsen film Avatar ketagihan membuat film di Selandia Baru. James Cameron, sang sutradara, tidak mau tanggung-tanggung ingin membuat sekaligus tiga film lanjutan Avatar di Negeri Kiwi tersebut.

Film Avatar yang menceritakan perang antara kaum Na'vi yang tinggal di hutan melawan operasi pertambangan kolonial di planet mereka, akan dibuat oleh Lightstorm Entertainment dan Twentieth Century Fox.

Seperti dikutip Guardian, Cameron berencana membuat tiga film itu dalam satu periode. Kemungkinan menghabiskan waktu hingga sembilan bulan.

Periode pengambilan gambar akan dimulai pada awal tahun 2015. Sedangkan tiga sekuel Avatar akan dirilis pada Natal 2016, akhir 2017 dan 2018. "Agak mendebarkan mengatakan, kami membawa film ini ke Selandia Baru. Kami mengalami masa menyenangkan ketika membuat film pertama di tahun 2009 lalu," kata Cameron.

Pemerintah Selandia Baru bersedia memberikan potongan hingga 25% dalam produksi ini. Lightstorm dan Fox setidaknya akan menggunakan dana US$ 500 juta untuk produksi film Selandia Baru.

Dengan potongan tersebut, produsen Avatar akan mendapatkan uangnya kembali senilai US$ 125 juta. Film Avatar pertama mencatat penjualan US$ 2,8 miliar.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×