kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Properti di Inggris bubble


Selasa, 25 Agustus 2015 / 10:01 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Hendra Gunawan

LONDON. Harga properti di Inggris berpotensi bubble lagi. Ini sebagai konsekuensi pengetatan kredit properti.

Mike Prew, analis Jefferies Group LLC bilang, investor telah membayar terlalu banyak untuk membeli real estate di tenggara Inggris. "Mereka beranggapan harga sewa akan naik kuat," ujar dia. Tapi, ternyata, harga properti di Inggris diprediksi turun.

Kabar ini membuat harga saham perusahaan properti dengan real estate investment trust (REITs) terpangkas 12%. FTSE 350 Real Estate Investment Trust Index turun 2,7% hingga pukul 08.54 waktu London. Penurunan ini paling besar dalam dua bulan terakhir.

Bahkan, menurut Prew, tahun depan, harga properti di Inggris akan turun 1,1%. "Tingkat pertumbuhan FTSE 100 pun bakal melambat," ujar dia seperti dikutip dari Bloomberg.

Tren melemah harga properti juga karena efek proposal yang dikeluarkan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang akan membatasi pembebasan pajak atas utang perusahaan. Padahal, Prew mengatakan, perusahaan properti cenderung memiliki tingkat utang yang tinggi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×