kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.040   -37,00   -0,20%
  • IDX 5.778   -61,90   -1,06%
  • KOMPAS100 765   -6,18   -0,80%
  • LQ45 575   -6,16   -1,06%
  • ISSI 203   -0,85   -0,42%
  • IDX30 325   -3,68   -1,12%
  • IDXHIDIV20 401   -5,98   -1,47%
  • IDX80 87   -0,66   -0,76%
  • IDXV30 109   -2,01   -1,81%
  • IDXQ30 105   -1,47   -1,38%

Properti di Inggris bubble


Selasa, 25 Agustus 2015 / 10:01 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Hendra Gunawan

LONDON. Harga properti di Inggris berpotensi bubble lagi. Ini sebagai konsekuensi pengetatan kredit properti.

Mike Prew, analis Jefferies Group LLC bilang, investor telah membayar terlalu banyak untuk membeli real estate di tenggara Inggris. "Mereka beranggapan harga sewa akan naik kuat," ujar dia. Tapi, ternyata, harga properti di Inggris diprediksi turun.

Kabar ini membuat harga saham perusahaan properti dengan real estate investment trust (REITs) terpangkas 12%. FTSE 350 Real Estate Investment Trust Index turun 2,7% hingga pukul 08.54 waktu London. Penurunan ini paling besar dalam dua bulan terakhir.

Bahkan, menurut Prew, tahun depan, harga properti di Inggris akan turun 1,1%. "Tingkat pertumbuhan FTSE 100 pun bakal melambat," ujar dia seperti dikutip dari Bloomberg.

Tren melemah harga properti juga karena efek proposal yang dikeluarkan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang akan membatasi pembebasan pajak atas utang perusahaan. Padahal, Prew mengatakan, perusahaan properti cenderung memiliki tingkat utang yang tinggi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×