kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Protes aturan yang ketat, ribuan nelayan Thailand gelar aksi demo


Selasa, 17 Desember 2019 / 19:31 WIB
ILUSTRASI. Bendera Thailand.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Mongkol Sukcharoenkana, Presiden Asosiasi Perikanan Nasional Thailand (NFAT), mengatakan, reformasi dan denda yang mahal telah menyebabkan banyak nelayan kehilangan pekerjaan mereka.

"Jika pemerintah tidak memperbaiki masalah kami, kami akan mengusir mereka," kata Mongkol kepada Reuters. Awal bulan ini, NFAT menyusun daftar tuntutan termasuk relaksasi pembatasan dan alokasi dana khusus untuk membantu nelayan.

Baca Juga: Masuki usia seabad, Tesco malah berencana menutup toko di Thailand dan Malaysia

Alongkorn Ponlaboot, Staf Ahli Menteri Pertanian Thailand, menyatakan, pinjaman 10,3 miliar baht (US$ 341 juta) untuk para nelayan dan skema senilai 7,1 miliar baht (US$ 235 juta) untuk membeli 2.700 kapal sedang menunggu persetujuan kabinet.

Tetapi, Ponlaboot menegaskan, mengubah undang-undang yang mengatur IUU tidak gampang. Sebab, bisa memengaruhi komitmen Thailand untuk memerangi penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan belum diatur.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×