kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45825,81   2,76   0.34%
  • EMAS948.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.61%
  • RD.CAMPURAN -0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Protokol ketat, jemaah melakukan sholat Tarawih pertama di dua masjid suci Arab Saudi


Selasa, 13 April 2021 / 05:37 WIB
Protokol ketat, jemaah melakukan sholat Tarawih pertama di dua masjid suci Arab Saudi
ILUSTRASI. Jemaah melakukan sholat Tarawih pertama di Dua Masjid Suci pada hari Senin (12/4/2021) dengan langkah-langkah protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

Sumber: Arab News | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - RIYADH. Para jemaah melakukan sholat Tarawih pertama di Dua Masjid Suci pada hari Senin (12/4/2021) dengan langkah-langkah protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Melansir Arab News, Raja Salman mengeluarkan keputusan pada hari Minggu yang menyetujui sholat Isya di masjid-masjid di seluruh Kerajaan selama bulan Ramadhan. Akan tetapi, jumlah jemaah dikurangi dan digabungkan dengan sholat Isya.

Hanya jemaah yang sudah divaksinasi atau kebal yang akan diizinkan memasuki Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Sedangkan mereka yang tidak memiliki izin akan mendapatkan sanksi berupa denda besar. Kebijakan ini diberlakukan Arab Saudi dalam upaya mencegah penyebaran virus.

Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci mengatakan telah meningkatkan operasi desinfeksi dan sterilisasi, dan mendistribusikan botol air Zamzam sekali pakai ke aula, area, alun-alun, dan kepada pengunjung, secara umum.

Baca Juga: Kementerian haji Arab Saudi mengumumkan pedoman kegiatan di bulan Ramadan

Pihak berwenang mengatakan telah merekrut lebih dari 100 personel untuk menyambut jamaah di pintu masuk dan mengarahkan mereka ke tempat yang ditentukan dan memasang titik penyaringan. 

Kamera pengukur suhu telah dipasang untuk mendeteksi tanda-tanda penyakit di antara mereka yang memasuki masjid.

Baca Juga: Menag: Syarat umrah harus disuntik vaksin Covid-19 yang bersertifikat WHO

Sementara itu, Kementerian Agama Islam menyatakan telah menyelesaikan semua persiapan bulan suci umat Islam. Program tersebut meliputi sejumlah proyek, yakni pendistribusian kurma melalui Islamic center dan atase keagamaan di sejumlah negara, inisiatif buka puasa Raja Salman di 16 negara, kampanye pembatasan penyebaran virus corona di masjid, serta rangkaian kegiatan kuliah virtual sepanjang bulan Ramadhan.

 

Selanjutnya: Arab Saudi: Jamaah haji yang umrah tanpa izin bakal didenda Rp 38 juta

 




TERBARU

[X]
×