Punya Perasaan Buruk atas Ekonomi, Elon Musk Bakal PHK 10% Karyawan Tesla

Selasa, 07 Juni 2022 | 07:03 WIB Sumber: Reuters
Punya Perasaan Buruk atas Ekonomi, Elon Musk Bakal PHK 10% Karyawan Tesla

ILUSTRASI. CEO Tesla Elon Musk memiliki "perasaan yang sangat buruk" tentang perekonomian. REUTERS/James Glover II


KONTAN.CO.ID - SAN FRANCISCO. CEO Tesla Elon Musk memiliki "perasaan yang sangat buruk" tentang perekonomian. Dia merasa perlu melakukan PHK sekitar 10% pekerja di Tesla. Hal tersebut terungkap dalam email yang dilihat oleh Reuters.

Sebuah pesan yang dikirim ke eksekutif pada hari Kamis mengungkapkan keprihatinannya dan mengatakan kepada mereka untuk menghentikan semua perekrutan karyawan di seluruh dunia. 

Prospek yang mengerikan datang dua hari setelah miliarder itu mengatakan kepada staf untuk kembali ke tempat kerja atau dipecat. Dia juga memberikan peringatan dari para pemimpin bisnis tentang risiko resesi.

Reuters mencatat, saham Tesla turun 9% di perdagangan AS pada hari Jumat setelah laporan Reuters. Nasdaq (.IXIC) yang berbasis teknologi juga turun sekitar 2%.

Dalam email lain kepada karyawan pada hari Jumat, Musk mengatakan Tesla akan mengurangi jumlah pegawai yang digaji sebesar 10%, karena telah mengalami kelebihan staf di banyak sektor.

elon Baca Juga: Elon Musk Ancam Batalkan Kesepakatan Akuisisi Twitter Karena Pelanggaran Material

"Akan tetapi jumlah pegawai per jam akan meningkat," katanya.

Dia menambahkan, "Perhatikan, ini tidak berlaku untuk siapa pun yang benar-benar membuat mobil, baterai, atau memasang solar," tulis Musk dalam email yang dilihat Reuters.

Berdasarkan data SEC, hampir 100.000 orang dipekerjakan di Tesla dan anak perusahaannya pada akhir 2021. Namun data itu tidak merinci jumlah pekerja yang digaji dan per jam.

Perusahaan yang berbasis di Texas itu belum dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Baca Juga: Peringatan Elon Musk: Twitter Tak Beri Data Akun Palsu, Akuisisi US$ 44 Miliar Batal

Musk telah memperingatkan dalam beberapa pekan terakhir tentang risiko resesi. Tetapi emailnya yang memerintahkan pembekuan perekrutan dan pemotongan staf adalah pesan paling langsung dan paling terkenal.

"Elon Musk memiliki wawasan informasi yang unik tentang ekonomi global. Kami percaya bahwa pesan darinya akan membawa kredibilitas tinggi," jelas Adam Jonas, seorang analis Morgan Stanley, mengatakan dalam sebuah laporan.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru