kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Putin gandeng India kerjasama di sektor energi


Jumat, 28 November 2014 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. Ini 4 Bahaya Menelan Permen Karet bagi Kesehatan, Salah Satunya Tersedak


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

NEW DEHLI. Presiden Rusia Vladimir Putin akan meningkatkan hubungan di sektor energi dengan India. Hal tersebut akan dilakukannya saat berkunjungan ke India pada bulan depan. Memperluas hubungan dagang dengan negara-negara di Asia ini dilakukan Rusia untuk melawan sanksi dari AS dan sekutu-sekutunya.

Rencananya Putin akan tiba di New Delhi pada 11 Desember untuk bertemu dengan Perdana Menteri Narendra Modi.

Dinesh Kumar Sarraf, Chairman and Managing Director Oil and Natural Gas Corporation Ltd (ONGC) mengatakan, pada saat pertemuan petinggi kedua negara tersebut, pihaknya akan menandatangani perjanjian dengan perusahaan migas Rusia yakni Rosneft OAO (ROSN).

"Rusia mungkin akan mencari investasi baru di sektor energi, terutama sekarang, dan kami tertarik untuk berinvestasi," kata Dinesh, Jumat (28/11) seperti dikutip dari Bloomberg.

Sayangnya ia menolak untuk mengungkapkan mengenai rincian lokasi ladang minyak yang akan menjadi investasinya itu.

Mengenai sanksi ekonomi yang dikenakan oleh PBB terhadap Rusia, menurutnya setiap negara memiliki kebijakan masing-masing. "Kami selalu membina hubungan, kami menghormati sanksi PBB dan tidak semua diterapkan oleh setiap negara. Jika kami melihat peluang yang baik di Rusia, kita akan pergi," katanya.

Hubungan yang lebih erat memperoleh manfaat kedua pemimpin karena mereka berusaha untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menangkis ancaman geostrategis.

Di lain sisi, di saat Putin tengah berupaya membangun hubungan dengan Asia untuk mencegah resesi, Perdana Menteri India Narendra juga berusaha untuk memenuhi janji kampanyenya untuk pembangunan perekonomian India.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×