kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.023   -34,00   -0,19%
  • IDX 5.177   180,02   3,60%
  • KOMPAS100 663   31,95   5,06%
  • LQ45 516   27,94   5,72%
  • ISSI 177   5,12   2,97%
  • IDX30 290   16,87   6,17%
  • IDXHIDIV20 380   23,10   6,47%
  • IDX80 76   3,84   5,30%
  • IDXV30 106   5,59   5,55%
  • IDXQ30 96   6,12   6,82%

Putin Tuduh Barat Paksa Rusia Respons Terkait Garis Merah


Senin, 16 Desember 2024 / 20:38 WIB
Russian President Vladimir Putin attends a signing ceremony following Russia-Kazakhstan talks in Astana, Kazakhstan November 27, 2024. REUTERS/Turar Kazangapov 


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  MOSKOW. Presiden Rusia, Vladimir Putin, menuduh Barat telah memaksa Rusia mendekati “garis merah” yang tidak dapat ditoleransi dan menekankan bahwa Moskow terpaksa merespons situasi tersebut.  

Dalam pertemuan dengan pejabat pertahanan, Putin menyatakan keprihatinannya terhadap pengembangan dan kemungkinan penyebaran rudal jarak pendek dan menengah oleh Amerika Serikat. 

Ia memperingatkan bahwa Rusia akan mencabut pembatasan sukarela terhadap penyebaran rudal jika AS melanjutkan langkah serupa.  

Baca Juga: Kapal Tanker Rusia Alami Kebocoran di Selat Kerch Bawa 62.000 Barel Minyak

Putin juga menyebutkan bahwa pasukan Rusia di Ukraina telah menguasai 189 permukiman sepanjang tahun ini. 

Ia menegaskan bahwa senjata nuklir Rusia berfungsi sebagai alat pencegahan dalam menghadapi ancaman.  




TERBARU

[X]
×