kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Putin: Ukraina Tak Akan Bisa Ekspor Gandum Kecuali Barat Memenuhi Permintaan Rusia


Selasa, 05 September 2023 / 07:09 WIB
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, Ukraina tak akan bisa mengekspor gandum melalui Laut Hitam sampai Barat memenuhi tuntutan Moskow. Sputnik/Alexei Nikolskyi/Kremlin via REUTERS


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Melansir Al Jazeera, Uni Eropa mengutuk serangan Rusia baru-baru ini terhadap infrastruktur Ukraina yang digunakan untuk mengekspor gandum.

Juru bicara kepala urusan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan serangan tersebut menunjukkan bagaimana tindakan Rusia meningkatkan harga pangan global dan membahayakan jutaan orang yang rentan di seluruh dunia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengecam keputusan Putin untuk memblokir kesepakatan gandum di Laut Hitam, dan menuduhnya memainkan permainan yang “sinis”.

Baerbock mengatakan upaya Erdogan untuk mengembalikan perjanjian ke jalurnya merupakan hal yang sangat penting.

“Hanya karena Putin, kapal pengangkut tidak memiliki jalur bebas lagi,” katanya, merujuk pada kapal-kapal yang memuat biji-bijian Ukraina yang terjebak di pelabuhan Laut Hitam negara itu sejak Juli.

“Rusia memperburuk kelaparan global,” katanya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×