kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Putin: Ukraina Tak Akan Bisa Ekspor Gandum Kecuali Barat Memenuhi Permintaan Rusia


Selasa, 05 September 2023 / 07:09 WIB
Putin: Ukraina Tak Akan Bisa Ekspor Gandum Kecuali Barat Memenuhi Permintaan Rusia
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, Ukraina tak akan bisa mengekspor gandum melalui Laut Hitam sampai Barat memenuhi tuntutan Moskow. Sputnik/Alexei Nikolskyi/Kremlin via REUTERS


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Melansir Al Jazeera, Uni Eropa mengutuk serangan Rusia baru-baru ini terhadap infrastruktur Ukraina yang digunakan untuk mengekspor gandum.

Juru bicara kepala urusan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan serangan tersebut menunjukkan bagaimana tindakan Rusia meningkatkan harga pangan global dan membahayakan jutaan orang yang rentan di seluruh dunia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengecam keputusan Putin untuk memblokir kesepakatan gandum di Laut Hitam, dan menuduhnya memainkan permainan yang “sinis”.

Baerbock mengatakan upaya Erdogan untuk mengembalikan perjanjian ke jalurnya merupakan hal yang sangat penting.

“Hanya karena Putin, kapal pengangkut tidak memiliki jalur bebas lagi,” katanya, merujuk pada kapal-kapal yang memuat biji-bijian Ukraina yang terjebak di pelabuhan Laut Hitam negara itu sejak Juli.

“Rusia memperburuk kelaparan global,” katanya.




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×