kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Pyongyang: Ancaman Nuklir AS Bakal Dihalangi dengan Kekuatan Nuklir Korea Utara


Selasa, 10 September 2024 / 08:25 WIB
ILUSTRASI. Pada Minggu (8/9/2024), Korea Utara menuduh AS menimbulkan ancaman nuklir bagi negara itu. KCNA via REUTERS


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Saat ini ada 28.500 personel angkatan bersenjata AS yang dikerahkan di Korea Selatan, di mana mereka mengadakan latihan dengan rekan-rekan Korea Selatan mereka secara teratur untuk memperkuat postur pertahanan kedua belah pihak. Latihan terbaru adalah Ulchi Freedom Shield dan Ssang Yong.

Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyatakan kekhawatiran serius karena kekuatan musuh AS dan Korea Selatan secara terbuka berupaya melakukan serangan nuklir terhadap negara berdaulat. 

Dikatakan bahwa hal ini akan meningkatkan kemungkinan bentrokan nuklir.

"Ancaman dan pemerasan nuklir AS akan benar-benar dihalangi oleh kekuatan nuklir DPRK yang lebih sempurna dan berkembang untuk membela diri," kata kementerian tersebut.

Baca Juga: Putin Memiliki Dua Putra Rahasia, Hidup dengan Kemewahan Terisolasi dari Dunia

Kementerian luar negeri Korea Utara memperingatkan, Korea Utara akan secara ketat mengendalikan dan mengelola situasi keamanan Semenanjung Korea sambil terus mengambil langkah-langkah praktis untuk mengatasi apa yang disebutnya sebagai konfrontasi nuklir jangka panjang dengan AS.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×