Qatar lanjutkan bantuan ke ribuan keluarga di Gaza

Kamis, 16 September 2021 | 12:34 WIB Sumber: Al Jazeera
Qatar lanjutkan bantuan ke ribuan keluarga di Gaza

ILUSTRASI. Warga Palestina duduk di tenda darurat di tengah puing-puing rumah mereka yang dihancurkan oleh serangan udara Israel. REUTERS/Mohammed Salem


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Qatar melanjutkan distribusi bantuannya ke Jalur Gaza yang terkepung untuk pertama kalinya sejak eskalasi kekerasan pada Mei antara Israel dan Hamas, kelompok Palestina yang memerintah wilayah tersebut.

Kantor berita resmi pemerintah yang dikelola Hamas mengatakan uang itu sedang dicairkan melalui supermarket, toko penukaran uang dan toko ritel lainnya dalam proses yang akan berlanjut selama beberapa hari mendatang. Kantor utusan Qatar untuk Gaza, Mohammed el-Amadi, mengkonfirmasi pada hari Rabu bahwa pembayaran telah dimulai kembali. PBB mengatakan dana itu berjumlah US$ 40 juta.

Youmna al-Sayed dari Al Jazeera, melaporkan dari Gaza, mengatakan bantuan itu akan dikirimkan dalam jumlah 320 shekel (sekitar US$ 100) dan “tidak dalam dolar seperti dulu”. Qatar telah menyumbangkan ratusan juta dolar ke Gaza sejak serangan Israel di Jalur Gaza pada 2014.

Baca Juga: Perdana Menteri Israel menyambangi Mesir, pertama dalam satu dekade

Sebelum eskalasi terbaru dalam kekerasan antara Israel dan Hamas, diplomat Qatar mengirimkan jutaan dolar tunai dengan membawa koper melalui penyeberangan perbatasan Beit Hanoun, juga disebut Erez oleh Israel, yang mengontrol penyeberangan. Kebijakan tersebut telah memicu kontroversi di dalam Israel.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett telah berjanji untuk mengakhiri pengiriman tersebut sejak menjadi perdana menteri pada bulan Juni. Bantuan Qatar sebelumnya diberikan kepada sekitar ribuan keluarga miskin dan untuk membayar gaji pegawai negeri sipil di pemerintahan Gaza. Bantuan untuk keluarga telah dilanjutkan, tetapi belum ada kesepakatan tentang bantuan untuk gaji pemerintah Hamas.

Setelah pertempuran baru antara Israel dan Hamas pada bulan Mei, Amerika Serikat berjanji untuk bekerja dengan Otoritas Palestina yang diakui secara internasional untuk membangun kembali Gaza. Namun PA, yang mengelola beberapa bagian Tepi Barat yang diduduki Israel, menarik diri dari perjanjian bantuan tersebut.

Akibatnya, PBB mengumumkan pada hari Senin bahwa dana Qatar akan didistribusikan melalui mekanisme yang sama yang digunakan lembaga-lembaganya di wilayah tersebut.

Selanjutnya: Balas kiriman balon api dari Palestina, pesawat tempur Israel gempur situs Hamas

 

Editor: Handoyo .

Terbaru