kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45825,81   2,76   0.34%
  • EMAS948.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.61%
  • RD.CAMPURAN -0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Quanergy akan segera capai kesepakatan go public dengan valuasi US$ 1,1 miliar


Selasa, 22 Juni 2021 / 10:13 WIB
Quanergy akan segera capai kesepakatan go public dengan valuasi US$ 1,1 miliar
ILUSTRASI. Bursa AS. REUTERS/Andrew Kelly/File Photo

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - CALIFORNIA. Pemasok teknologi mobil self-driving, Quanergy Systems Inc,, telah mendekati kesepakatan untuk go public melalui merger dengan CITIC Capital Acquisition Corp (CCAC).

Mengutip Reuters, Quanergy akan menjadi perusahaan terbaru yang beralih ke perusahaan akuisisi tujuan khusus (SPAC) untuk go public. Sebelumnya ada Luminar Technologies Inc dan AEye yang didukung Peter Thiel. Kesepakatan SPAC akan membuat nilai Quanergy menjadi  US$ 1,1 miliar dan dapat diumumkan pada awal minggu ini.

Sebagai informasi, Quanergy ini didirikan pada tahun 2012 dan berbasis di Sunnyvale, California. Perusahaan mengatakan bahwa mereka adalah satu-satunya penyedia LiDAR utama yang menggunakan teknologi Optical Phased Array yang dinilai lebih baik untuk kebutuhan industri otomotif.

Baca Juga: Kompak Merugi, Grup-grup Maskapai Penerbangan Global Merana Karena Corona

Sementara itu, CCAC mengumpulkan sekitar US$ 240 juta dalam IPO di Bursa Efek New York pada Februari 2020. IPO tersebut disponsori oleh CITIC Capital Holdings Limited, yang didukung oleh CITIC Group, konglomerat investasi terbesar di China.

Saat ini, perusahaan sedang bersiap untuk mengajukan izin kesepakatan dengan Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS). Quanergy mengharapkan CFIUS akan menyetujui kesepakatan itu karena CITIC akan mempertahankan kepemilikannya di perusahaan di bawah 10%, dan Quanergy tidak terlibat dalam pencatatan data pengemudi pribadi apa pun.

Dalam kesepakatan ini, tidak ada pemegang saham Quanergy yang akan menjual saham. Hasil kas bersih yang dipegang oleh perusahaan gabungan diperkirakan sekitar US$ 278 juta. Hal tersebut akan digunakan untuk mendanai pertumbuhan operasional dan untuk tujuan umum perusahaan.

Pemegang saham Quanergy akan memiliki sekitar 72% dari perusahaan gabungan, sementara pemegang saham SPAC akan memiliki sekitar 20%, dengan sebagian besar sisanya akan menjadi investor luar.

Selanjutnya: Usai Alibaba, China selidiki praktik monopoli Didi Chuxing

 




TERBARU

[X]
×