kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rahasia orang terkaya dunia Jeff Bezos lebih banyak melakukan hal benar


Minggu, 15 November 2020 / 14:23 WIB
Rahasia orang terkaya dunia, Bos Amazon, Jeff Bezos lebih banyak melakukan hal benar daripada orang lain.


Sumber: CNBC | Editor: Noverius Laoli

Ketika ditanya sifat apa yang menandakan seseorang yang sering melakukan kesalahan, Fried mengatakan jawaban Bezos adalah kecenderungan untuk terobsesi dengan detail yang hanya mendukung satu sudut pandang. Jika seseorang tidak bisa keluar dari detailnya, dan melihat gambaran yang lebih besar dari berbagai sudut, mereka sering kali salah.

Penting untuk diperhatikan bahwa Bezos tidak menyiratkan bahwa orang pintar merasa tidak aman dengan keputusannya.

Bezos hanya mengatakan bahwa mereka merasa nyaman dengan kesalahan, yang kemudian memungkinkan mereka menganalisis data baru, terbuka terhadap opini baru, dan meninjau kembali posisi lama.

Seperti yang ditulis oleh psikolog Mel Schwartz,  salah satu tema yang paling umum - dan merusak - dalam budaya kita adalah kebutuhan untuk menjadi benar. Itu tertanam begitu dalam di sistem kepercayaan kita dan dalam jiwa kolektif kita sehingga kita bahkan tidak pernah berhenti sejenak untuk mempertimbangkannya.

Baca Juga: Amazon sukses besar, ini 6 strategi yang diterapkan Jeff Bezos saat berbisnis

Bukan hanya Bezos

Pada konferensi D10 tahun 2012, Tim Cook membagikan sejumlah pelajaran yang dia pelajari dari Steve Jobs. Yang paling mengesankan CEO Apple adalah kemampuan Jobs untuk berubah pikiran, dengan cepat dan sering.

"Steve akan membalikkan sesuatu dengan sangat cepat sehingga Anda akan lupa bahwa dialah yang mengambil posisi berlawanan kutub 180 derajat sehari sebelumnya," katanya kepada hadirin.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×