kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Ramaikan perlombaan, Korea Utara klaim uji klinis vaksin corona ke manusia


Selasa, 21 Juli 2020 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai masker wajah berjalan di tengah kekhawatiran terhadap penyakit virus corona baru (COVID-19) di depan Stasiun Pyongyang di Pyongyang, Korea Utara, 27 April 2020, dalam foto yang dirilis oleh Kyodo. Kyodo/via REUTERS


Sumber: CNN | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Belakangan, muncul dugaan Korea Utara menyembunyikan kasus Covid-19 yang ada di negaranya. Tujuannya, untuk menciptakan kesan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mampu memberikan perlindungan terbaik bagi rakyatnya.

Sejak wabah virus corona muncul, Korea Utara jadi salah satu negara yang paling mengkhawatirkan penyakit mematikan tersebut. Wajar saja, jika melihat letak geografisnya yang memang dekat dengan China, pusat penyebaran virus.

Analis kesehatan dari berbagai belahan dunia langsung meragukan kemampuan Korea Utara dalam mengatasi wabah virus corona.

Bahkan awal Juli lalu, perwakilan WHO di Korea Selatan, Dr. Edwin Salvador, melaporkan, hanya ada 922 orang yang menjalani tes virus di Korea Utara. Padahal, jumlah penduduk negara itu mencapai 25 juta jiwa.

Salvador menambahkan, ada sebanyak 25.551 orang menjalani karantina di Korea Selatan kemudian dikeluarkan kembali. Setelah itu, Pyongyang tetap menyatakan, tidak ada kasus positif di negaranya.

Baca Juga: 75 negara nyatakan minat bergabung dengan COVAX demi akses menuju vaksin corona

Melansir CNN, awal bulan ini, Kim Jong Un mengatakan, upaya negaranya dalam mengendalikan virus corona sudah meraih keberhasilan. Tetapi, ia mengingatkan para pejabatnya untuk tetap waspada karena krisis global masih terus berlanjut.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×