kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.658   -6,00   -0,03%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Rekaman rahasia: Bom Tsar Rusia ledakannya ribuan kali lebih dahsyat dari Hiroshima


Kamis, 27 Agustus 2020 / 14:18 WIB
ILUSTRASI. Bendera Rusia. REUTERS/Maxim Shemetov TPX IMAGES OF THE DAY


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pada tahun 1954, Amerika telah meledakkan perangkat termonuklir terbesarnya - yang dirancang untuk menjadi jauh lebih kuat daripada bom atom sebelumnya - yang diberi nama Castle Bravo dan meledak di Kepulauan Marshall dengan kekuatan 15 megaton.

Militer Soviet dengan cepat berusaha mengatasinya, dan pada tahun 1961 telah membangun bom yang jauh lebih besar - yang akan mencetak rekor perangkat nuklir terbesar yang pernah dibuat di dunia.

Baca Juga: Dekati perbatasan, jet tempur Rusia cegat pesawat patroli maritim Norwegia

Ditempatkan di dalam kotak bom pesawat, perangkat nuklir itu dibawa dengan kereta api ke pangkalan udara Olenya, di mana nuklir dimuat ke dalam perut pembom jarak jauh Tu-95.

Pada 30 Oktober 1961, pesawat tersebut terbang 600 mil ke Pulau Severny tempat bom tersebut dijatuhkan saat dipasang ke parasut. Ini dimaksudkan agar pesawat pembawa bom memiliki cukup waktu untuk melarikan diri dari radius ledakan.

Baca Juga: Rezonans-NE, radar Iran buatan Rusia lacak jet tempur siluman F-35 milik AS

Ketika bom mencapai ketinggian 13.000 kaki di atas tanah, bom itu meledak, menghasilkan ledakan buatan manusia yang paling kuat dalam sejarah.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×