kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Rekaman rahasia: Bom Tsar Rusia ledakannya ribuan kali lebih dahsyat dari Hiroshima


Kamis, 27 Agustus 2020 / 14:18 WIB
ILUSTRASI. Bendera Rusia. REUTERS/Maxim Shemetov TPX IMAGES OF THE DAY


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pada tahun 1954, Amerika telah meledakkan perangkat termonuklir terbesarnya - yang dirancang untuk menjadi jauh lebih kuat daripada bom atom sebelumnya - yang diberi nama Castle Bravo dan meledak di Kepulauan Marshall dengan kekuatan 15 megaton.

Militer Soviet dengan cepat berusaha mengatasinya, dan pada tahun 1961 telah membangun bom yang jauh lebih besar - yang akan mencetak rekor perangkat nuklir terbesar yang pernah dibuat di dunia.

Baca Juga: Dekati perbatasan, jet tempur Rusia cegat pesawat patroli maritim Norwegia

Ditempatkan di dalam kotak bom pesawat, perangkat nuklir itu dibawa dengan kereta api ke pangkalan udara Olenya, di mana nuklir dimuat ke dalam perut pembom jarak jauh Tu-95.

Pada 30 Oktober 1961, pesawat tersebut terbang 600 mil ke Pulau Severny tempat bom tersebut dijatuhkan saat dipasang ke parasut. Ini dimaksudkan agar pesawat pembawa bom memiliki cukup waktu untuk melarikan diri dari radius ledakan.

Baca Juga: Rezonans-NE, radar Iran buatan Rusia lacak jet tempur siluman F-35 milik AS

Ketika bom mencapai ketinggian 13.000 kaki di atas tanah, bom itu meledak, menghasilkan ledakan buatan manusia yang paling kuat dalam sejarah.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×