kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45753,89   -6,43   -0.85%
  • EMAS1.006.000 0,00%
  • RD.SAHAM 1.46%
  • RD.CAMPURAN 0.61%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Rekor, lebih dari 5 juta warga AS terinfeksi virus corona


Minggu, 09 Agustus 2020 / 06:23 WIB
Rekor, lebih dari 5 juta warga AS terinfeksi virus corona
ILUSTRASI. U.S. President Donald Trump wears a protective face mask during a tour of the Fujifilm Diosynth Biotechnologies' Innovation Center, a pharmaceutical manufacturing plant where components for a potential coronavirus disease (COVID-19) vaccine candidate are

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  WASHINGTON. Kasus virus corona di Amerika Serikat (AS) mencatat rekor tertinggi pada hari Sabtu (8/8) dengan lebih dari 5 juta orang kasus. Data tersebut berdasarkan perhitungan Reuters yang dirilis Minggu (9/8).  

Peningkatan kasus virus corona tersebut terjadi ketika pejabat di AS menyampaikan optimisme akan tersedianya vaksin virus corona pada akhir 2020.

Dengan jumlah infeksi tersebut, maka dapat dikatakan satu dari setiap 66 penduduk AS, telah terinfeksi virus corona. 

Baca Juga: Wah, polisi London temukan ratusan sepeda curian senilai setengah miliar rupiah

Menurut analisis Reuters, Amerika Serikat saat ini memimpin dunia dalam kasus COVID-19. AS telah mencatat lebih dari 160.000 kematian, atau hampir seperempat dari total kematian dunia.

Tonggak sejarah yang suram datang ketika Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memberikan bantuan ekonomi kepada orang Amerika yang dirugikan akibat pandemi virus korona setelah Gedung Putih gagal mencapai kesepakatan dengan Kongres.

Pada hari Jumat, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa pertumbuhan pekerjaan AS melambat secara signifikan pada bulan Juli, menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk bantuan pemerintah tambahan.

Baca Juga: Bandel Melanggar Protokol Corona, Ada Sanksi Penutupan Usaha Menurut Inpres 6/2020

Anthony Fauci mengatakan kepada Reuters pada hari Rabu bahwa mungkin ada setidaknya satu vaksin yang bekerja dan aman pada akhir tahun.

Tetapi Trump menawarkan pandangan yang lebih optimis, dengan mengatakan ada kemungkinan Amerika Serikat akan memiliki vaksin virus Corona pada saat pemilihan presiden 3 November 2020 mendatang.



TERBARU

[X]
×