kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Resmi! Elon Musk salip Bill Gates jadi orang paling tajir kedua dunia


Rabu, 25 November 2020 / 04:13 WIB


Sumber: Businessinsider | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Resmi sudah. Elon Musk telah mengambil alih posisi Bill Gates menjadi orang terkaya kedua di dunia.

Business Insider melaporkan, Elon Musk mencatatkan kenaikan nilai kekayaan bersihnya sekitar US$ 7 miliar menjadi US$ 128 miliar pada hari Senin (23/11/2020). Dengan demikian, berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, kapitalisasi pasar Tesla kini sudah mencapai US$ 500 miliar.

Elon Musk memang memperkirakan pada tahun lalu, Tesla's self-driving (yang masih dalam proses pengerjaan) akan meningkatkan kapitalisasi pasar produsen mobil tersebut menjadi US$ 500 miliar. Pada saat Elon Musk memprediksi hal tersebut, kapitalisasi pasarnya hanya di bawah US$ 45 miliar.

Melonjaknya nilai kekayaan Elon Musk menempatkannya di urutan kedua setelah Jeff Bezos, yang saat ini menjadi orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih US$ 182 miliar.

Elon Musk dan Bill Gates telah mengalami tahun yang penuh konflik karena mereka berulang kali tidak sepakat tentang segala hal mulai dari virus corona hingga mobil listrik. Ketidaksepakatan tersebut dimulai ketika Bill Gates mengatakan meskipun menurutnya Tesla telah membantu mendorong inovasi mobil listrik, Elon Musk  membelinya dari Porsche.

Baca Juga: Berikut sifat-sifat utama yang dimiliki pengusaha sukses di atas rata-rata

Secara terpisah, Elon Musk bahkan menyebut Bill Gates sebagai "orang bodoh" karena mengkritik upayanya dalam melakukan studi antibodi virus corona.

Lonjakan nilai Tesla telah didorong oleh serangkaian kabar baik baru-baru ini, mulai dari dimasukkannya saham Tesla ke dalam indeks S&P 500 eksklusif dan Morgan Stanley meningkatkan rekomendasi saham Tesla menjadi "overweight" untuk pertama kalinya sejak 2017.

Baca Juga: 5 Sifat utama yang dimiliki orang sukses seperti Jeff Bezos dan Bill Gates




TERBARU

[X]
×