kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ribuan demonstran memanaskan politik Thailand


Selasa, 26 November 2013 / 22:30 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 3,85 poin atau turun tipis 0,06% ke level 6.718,29 pada perdagangan Selasa (12/7).


Sumber: Reuter | Editor: Dessy Rosalina

bangkok. Hawa politik Thailand masih mendidih. Selasa (26/11), ribuan demonstran mengepung Kementerian Dalam Negeri Thailand. Para demonstran menuntut rezim Yingluck Shinawatra, Perdana Menteri (PM) Thailand, lengser dari pemerintahan.

Gejolak politik memicu investor asing menarik keluar dana mereka. Sepanjang bulan November, Baht Thailand (THB) telah terkoreksi 2,7% terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Sementara, bursa saham Negeri Gajah Putih ini telah merosot 6%.

"Setiap kali gejolak politik terjadi, Thailand dianggap akan memburuk. Tapi, sejak tahun 2006, pemerintah terbukti mampu menangani gejolak politik semacam ini berali-kali,"ujar Matt Hildebrandt, Analis JP Morgan. Sebelumnya, Senin kemarin, sekitar 3.000 demonstran menyebu sejumlah kantor kementrian.

Demonstran mengecam Yingluck Shinawatra atas usahanya meloloskan rancangan undang-undang (RUU) tentang amnesti bagi tahanan politik seperti Thaksin Shinawatra. Yingluck dan Thaksin masih memiliki hubungan kerabat.




TERBARU

[X]
×