kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ribuan demonstran memanaskan politik Thailand


Selasa, 26 November 2013 / 22:30 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 3,85 poin atau turun tipis 0,06% ke level 6.718,29 pada perdagangan Selasa (12/7).


Sumber: Reuter | Editor: Dessy Rosalina

bangkok. Hawa politik Thailand masih mendidih. Selasa (26/11), ribuan demonstran mengepung Kementerian Dalam Negeri Thailand. Para demonstran menuntut rezim Yingluck Shinawatra, Perdana Menteri (PM) Thailand, lengser dari pemerintahan.

Gejolak politik memicu investor asing menarik keluar dana mereka. Sepanjang bulan November, Baht Thailand (THB) telah terkoreksi 2,7% terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Sementara, bursa saham Negeri Gajah Putih ini telah merosot 6%.

"Setiap kali gejolak politik terjadi, Thailand dianggap akan memburuk. Tapi, sejak tahun 2006, pemerintah terbukti mampu menangani gejolak politik semacam ini berali-kali,"ujar Matt Hildebrandt, Analis JP Morgan. Sebelumnya, Senin kemarin, sekitar 3.000 demonstran menyebu sejumlah kantor kementrian.

Demonstran mengecam Yingluck Shinawatra atas usahanya meloloskan rancangan undang-undang (RUU) tentang amnesti bagi tahanan politik seperti Thaksin Shinawatra. Yingluck dan Thaksin masih memiliki hubungan kerabat.




TERBARU

[X]
×