kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.167   1,00   0,01%
  • IDX 5.032   -65,62   -1,29%
  • KOMPAS100 648   -7,84   -1,19%
  • LQ45 512   -3,34   -0,65%
  • ISSI 169   -2,63   -1,54%
  • IDX30 288   -1,06   -0,37%
  • IDXHIDIV20 389   0,24   0,06%
  • IDX80 75   -0,77   -1,02%
  • IDXV30 108   0,91   0,85%
  • IDXQ30 97   -0,30   -0,31%

Ringgit dan Won Pimpin Penguatan Mata Uang Asia, Rupiah Naik 0,11%


Jumat, 30 Oktober 2026 / 09:40 WIB
Ringgit dan Won Pimpin Penguatan Mata Uang Asia, Rupiah Naik 0,11%
ILUSTRASI. Uang kertas Ringgit Malaysia terlihat dalam foto ilustrasi ini, 1 Juni 2017. REUTERS/Thomas White (REUTERS/Thomas White)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Sejumlah mata uang Asia bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (30/10/2026).

Ringgit Malaysia dan won Korea Selatan mencatatkan penguatan terbesar di antara mata uang kawasan, sementara dolar Taiwan justru melemah.

Mengutip data Reuters pukul 02.07 GMT, ringgit Malaysia menguat 0,32% ke level 4,044 per dolar AS. Disusul won Korea Selatan yang naik 0,17% ke posisi 1.336,98 per dolar AS.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Melonjak, Brent Tembus US$ 115 per Barel Imbas Serangan Houthi

Yen Jepang juga menguat 0,14% ke level 157,47 per dolar AS. Dolar Singapura naik 0,12% ke 1,278 per dolar AS, sedangkan yuan China menguat 0,03% ke 6,659 per dolar AS.

Mata uang Asia lainnya turut bergerak positif. Baht Thailand menguat 0,04% ke 33,685 per dolar AS, peso Filipina naik 0,05% ke 63,619 per dolar AS, dan rupee India bergerak stagnan di level 95,26 per dolar AS.

Sementara itu, rupiah menguat 0,11% ke level Rp 18.105 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya Rp 18.125 per dolar AS.

Di tengah penguatan mayoritas mata uang Asia, dolar Taiwan menjadi satu-satunya mata uang dalam daftar yang melemah. Dolar Taiwan terkoreksi 0,54% ke level 32,667 per dolar AS.

Baca Juga: Kekhawatiran Saham AI Picu Perburuan US Treasury, Dolar AS Melemah

Pergerakan Mata Uang Asia Sepanjang 2026

Meski sejumlah mata uang Asia menguat pada perdagangan harian, kinerja sepanjang tahun ini masih bervariasi.

Berdasarkan data Reuters, won Korea Selatan mencatatkan penguatan terbesar sejak akhir 2025, yakni 7,74% terhadap dolar AS. Yuan China juga menguat 4,94%, sementara dolar Singapura naik 0,57% dan ringgit Malaysia menguat 0,30%.

Baca Juga: Saham Bank dan Energi Naik, Bursa Australia Sentuh Level Tertinggi 7 Pekan

Sebaliknya, rupiah menjadi salah satu mata uang dengan pelemahan cukup dalam. Sejak akhir 2025, rupiah telah melemah 7,93% terhadap dolar AS.

Pelemahan lebih besar dialami peso Filipina yang terkoreksi 7,57%, baht Thailand turun 6,64%, rupee India melemah 5,66%, serta dolar Taiwan turun 3,76%.

Yen Jepang juga melemah 0,52% sepanjang 2026.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×