kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.888   29,00   0,16%
  • IDX 6.202   74,82   1,22%
  • KOMPAS100 826   18,30   2,27%
  • LQ45 620   9,25   1,51%
  • ISSI 216   0,52   0,24%
  • IDX30 351   3,55   1,02%
  • IDXHIDIV20 430   3,42   0,80%
  • IDX80 94   1,26   1,36%
  • IDXV30 118   0,21   0,18%
  • IDXQ30 113   1,00   0,90%

Robert Kiyosaki Beberkan Alasan Mengapa Orang Pintar Tidak Menabung


Kamis, 30 Mei 2024 / 03:53 WIB
ILUSTRASI. Penulis buku Rich Dad Poor Dad terkenal akan nasihatnya, yakni orang pintar tidak akan menabung.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

3. Pajak

Penasihat pajak dan teman Kiyosaki, Tom Wheelwright, menulis buku yang sangat bagus tentang bagaimana pajak berfungsi sebagai insentif untuk perilaku yang ingin dilihat oleh pemerintah kita dari masyarakat. Buku itu disebut Kekayaan Bebas Pajak. 

Jika pemerintah menganggap menabung adalah ide yang bagus, mengapa mereka tidak memberikan keringanan pajak bagi mereka yang menabung untuk mendorong perilaku seperti itu?

Faktanya, justru sebaliknya. Menurut CNSNews, Biro Statistik Tenaga Kerja melaporkan bahwa orang Amerika rata-rata membelanjakan lebih banyak untuk pajak daripada yang mereka lakukan untuk gabungan pakaian, makanan, dan perawatan kesehatan pada tahun 2021.

"Orang-orang yang bekerja keras dan menabung akan kesulitan membangun kekayaan karena, secara relatif, mereka membayar pajak lebih banyak," kata Kiyosaki mengutip nasihat Rich Dad.

Baca Juga: Bukan Fluktuasi Harga, Robert Kiyosaki Suka pada Sistem Kerja Blockchain




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×