kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Robert Kiyosaki: Bukan Orang Pintar yang Sukses, Tetapi Orang yang Berani


Kamis, 08 Agustus 2024 / 02:30 WIB
Robert Kiyosaki: Bukan Orang Pintar yang Sukses, Tetapi Orang yang Berani
ILUSTRASI. Robert Kiyosaki bilang, bukan orang pintar yang bakal sukses, melainkan orang yang berani.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

3. Ketakutan dan keraguan diri adalah penghalang terbesar Anda menuju kesuksesan

Perbedaan utama antara si kaya dan si miskin adalah bagaimana mereka mengelola rasa takut. 

"Poor Dad" menjaganya tetap aman dan menghindari risiko. Perspektif ini bisa mahal dalam jangka panjang. 

“Seringkali di dunia nyata, bukan orang pintar yang sukses, tetapi orang yang berani,” kata “Rich Dad”.

4. Selalu berpikir tentang peluang

"Rich Dad" melarang anak-anaknya mengatakan, "Saya tidak mampu membelinya." 

Sebaliknya, dia memberi tahu mereka untuk mengatakan, "Bagaimana saya bisa membelinya?" 

Ungkapan pertama mematikan otak seseorang, dan mereka tidak lagi harus berpikir. Yang kedua membuka "kemungkinan, kegembiraan, dan impian". 

Ini memaksa otak untuk mencari jawaban. Kiyosaki mengetahui bahwa "alasan utama mayoritas orang miskin dan kelas menengah konservatif secara fiskal—yang berarti, 'Saya tidak mampu mengambil risiko'—adalah karena mereka tidak memiliki dasar keuangan."

5. Orang kaya membeli aset, bukan liabilitas

Aset adalah segala sesuatu yang memasukkan uang ke dalam saku Anda, seperti obligasi atau rumah (yang Anda beli dan kemudian disewakan kepada orang lain). 

Liabilitas adalah segala sesuatu yang menghabiskan uang Anda karena kehilangan nilainya dari waktu ke waktu, seperti mobil atau pesawat televisi yang mahal. 

Penting untuk dapat membedakan keduanya. 

“Orang kaya membeli aset. Orang miskin hanya punya biaya. Kelas menengah membeli liabilitas yang menurut mereka adalah aset,” tulis Kiyosaki.

Baca Juga: Robert Kiyosaki: Target Harga Emas Berikutnya US$ 5.000, Miliki Logam Mulia Sekarang!




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×