kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Roket menghantam Istana Presiden Afganistan, kepala polisi Kabul dipecat


Senin, 24 Agustus 2020 / 09:46 WIB
Polisi memeriksa kendaraan yang menjadi alat pelontar roket oleh pemberontak, di Kabul, Afghanistan, Selasa (18/8/2020). REUTERS/Mohammad Ismail/AWW/djo


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pada Sabtu (22/8/2020) para pihak berwenang mengatakan, setidaknya empat bom magnet meledak di Kabul dan menewaskan sedikitnya satu pejabat keamanan dan melukai enam lainnya termasuk warga sipil. Tidak ada kelompok yang mengklaim serangan-serangan itu, tetapi Kemendagri Afghanistan terus mengarahkan telunjuk ke Taliban. 

Tareq Arian juru bicara Kemendagri mengatakan, lebih dari 100 alat peledak yang diimprovisasi (IED), termasuk bom perekat, telah diledakkan di Afghanistan dalam dua minggu terakhir. Kemudian pada Minggu (23/8/2020) setidaknya 7 warga sipil tewas di Provinsi Ghazni setelah IED meledakkan kendaraan mereka, menurut Juru Bicara Gubernur Wahedullah Jumazada. 

Kantor berita AFP coba menghubungi juru bicara Taliban, tapi tidak bisa dimintai komentar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Roket Hantam Istana Presiden Afghanistan, Kepala Polisi Kabul Dipecat"
Penulis : Aditya Jaya Iswara
Editor : Aditya Jaya Iswara




TERBARU

[X]
×