kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.829   1,00   0,01%
  • IDX 8.091   59,41   0,74%
  • KOMPAS100 1.139   7,32   0,65%
  • LQ45 825   4,10   0,50%
  • ISSI 287   2,86   1,01%
  • IDX30 429   2,31   0,54%
  • IDXHIDIV20 516   2,88   0,56%
  • IDX80 127   0,82   0,65%
  • IDXV30 140   1,14   0,82%
  • IDXQ30 140   0,76   0,55%

Rolls-Royce menyebut permintaan mobil mewah sudah mulai pulih


Rabu, 02 September 2020 / 17:12 WIB
Rolls-Royce menyebut permintaan mobil mewah sudah mulai pulih
ILUSTRASI. Rolls-Royce. REUTERS/Denis Balibouse


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - LONDON. Kepala eksekutif Rolls-Royce mengatakan permintaan mobil mewah perusahaannya kembali meningkat. Kondisi ini ditopang oleh penjualan di Asia. Dia optimis, prospek penjualan tahun depan akan positif setelah pandemi virus corona menghantam kepercayaan konsumen dan menutup dealer.

Torsten Muller-Otvos mengatakan, Rolls-Royce adalah perusahaan mobil pertama yang melanjutkan produksi mobil di Inggris pada 4 Mei. "Kami melihat bisnis yang sangat sukses sekarang kembali dari Asia, juga Eropa kembali ke jalurnya, Amerika baru saja memberikan hasil Juli dan Agustus yang luar biasa," bos BMW, pemilik Rolls-Royce Motor ini kepada Reuters.

Baca Juga: BMW: Pasar otomotif di AS akan berjalan lambat akibat corona

"Saya cukup optimis melihat ke tahun 2021, terutama dengan dukungan order bank yang sangat kuat yang sudah ada dalam pembukuan kami."

Muller-Otvos mengatakan perusahaannya tidak memiliki rencana untuk memindahkan produksinya dari Inggris karena Brexit.

“Kami berkomitmen untuk Inggris. Saya bahkan menyebut kami sebagai bagian dari permata mahkota industri Inggris," katanya. 

Karena alasan itu Muller mengatakan jika Rolls-Royce adalah milik Inggris.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×