kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Rolls-Royce Pertimbangkan Pendanaan untuk Proyek Nuklir Kecil


Sabtu, 30 Agustus 2025 / 20:58 WIB
Rolls-Royce Pertimbangkan Pendanaan untuk Proyek Nuklir Kecil
ILUSTRASI. Logo Rolls-Royce terlihat di situs teknik dan pengembangan aerospace perusahaan di Bristol, Britania Raya, 17 Desember 2015. Rolls-Royce Holdings tengah menimbang sejumlah opsi pendanaan untuk unit reaktor nuklir modular kecil (Small Modular Reactor/SMR).


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - Rolls-Royce Holdings tengah menimbang sejumlah opsi pendanaan untuk unit reaktor nuklir modular kecil (Small Modular Reactor/SMR), termasuk kemungkinan penawaran umum perdana saham (IPO). 

Laporan Financial Times menyebutkan pembicaraan awal dengan lembaga investasi dan perbankan sudah dilakukan, meski keputusan final belum menjadi prioritas manajemen.

Namun, juru bicara Rolls-Royce SMR menegaskan pihaknya tidak sedang merencanakan atau menjalankan proses IPO.

Baca Juga: Jaga Kualitas, Rolls-Royce Upgrade dan Menawarkan Mesin Pesawat Di Indonesia

Pada Juni lalu, Rolls-Royce SMR terpilih membangun reaktor modular kecil pertama di Inggris sebagai bagian dari strategi percepatan dekarbonisasi jaringan listrik mulai pertengahan 2030-an. 

Unit yang mayoritas dimiliki Rolls-Royce itu menargetkan pembangunan tiga reaktor.

Pemerintah Inggris telah menjanjikan dukungan dana sebesar 2,5 miliar pound sterling atau sekitar US$ 3,4 miliar untuk program SMR dalam empat tahun ke depan. 

Langkah ini diharapkan menjadikan Inggris sebagai salah satu negara pertama di Eropa yang mengembangkan industri nuklir skala kecil.

Baca Juga: Hashim: Indonesia Bakal Bangun Pembangkit Listrik Nuklir 10 Giga Watt Hingga 2040

Selain Inggris, sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Rumania, dan Ceko juga menggarap teknologi SMR. 

Jika berhasil, proyek ini diyakini bisa membuka pasar global yang besar bagi energi nuklir skala kecil.
 

Selanjutnya: Tekankan Etika dan Empati, PDI-P Minta Tunjangan Perumahan DPR Dihentikan

Menarik Dibaca: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Sabtu (30/8/2025) Kompak Naik




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×