Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
Sistem ini memiliki kemampuan untuk menghancurkan target di luar angkasa, termasuk rudal balistik dan ancaman berbasis ruang angkasa. Dengan rudal 77N6-N dan 77N6-N1, S-500 mampu mencegat ancaman berkecepatan tinggi.
Sistem ini juga dapat diintegrasikan ke dalam jaringan pertahanan udara terpadu Rusia, menjadikannya basis pertahanan udara nasional yang canggih.
Komponen utama S-500 meliputi pos komando tempur dengan sistem kendali otomatis, radar multifungsi, dan hingga 12 peluncur rudal antipesawat.
Radar Yenisei
Radar Yenisei merupakan penerus radar 91N6E dari sistem S-400. Dengan jangkauan deteksi lebih dari 600 km, radar ini mampu melacak target di orbit rendah Bumi, termasuk ancaman balistik dan hipersonik.
Yenisei memiliki algoritme canggih yang memungkinkan pelacakan ratusan target secara simultan dan menyaring jejak tipuan.
Baca Juga: Peneliti AS Temukan Lokasi Peluncuran Rudal 9M370 Burevestnik Milik Rusia
Selain itu, radar ini dapat beroperasi dalam mode pasif untuk penyadapan elektronik atau surveilans wilayah udara.
Data dari Yenisei dapat diarahkan ke radar multifungsi S-400/S-500 untuk mendukung serangan terhadap target.
Fitur lain termasuk kemampuan pelacakan rudal setelah peluncuran dan deteksi akurat terhadap keberhasilan serangan.
Pengembangan S-500 dan radar Yenisei menegaskan kesiapan Rusia menghadapi ancaman senjata hipersonik AS.
S-500 memperkuat pertahanan udara Rusia, sementara radar Yenisei meningkatkan kemampuan deteksi terhadap target modern seperti rudal siluman dan hipersonik.
Meski penerapan operasional penuh S-500 masih membutuhkan waktu, langkah ini merupakan pilar penting dalam strategi pertahanan dan pencegahan Rusia.