kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Rusia berencana mengubah zona waktu


Jumat, 21 September 2012 / 13:07 WIB
Rusia berencana mengubah zona waktu
ILUSTRASI. IHSG menguat 0,26% pada pembukaan perdagangan Jumat (30/7) NTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.


Reporter: Dyah Megasari, BBC |

Rencana perubahan waktu dialami oleh Rusia. Negara yang dulu merupakan wilayah Uni Sovyet ini akan memutuskan perubahan waktu. Tujuannya untuk mengurangi stres dengan cara menetapkan 11 zona waktu.

Sebelumnya mantan presiden Dmitry Medvedev, mengubah waktu musim panas, dengan suasana pagi yang gelap selama musim dingin tetapi sore hari lebih terang.

Tetapi banyak orang Rusia yang mengeluh dan merasa cepat lelah jika melihat siang hari yang lebih pendek. Rancangan peraturan mengusulkan untuk memundurkan waktu dan memperkenalkan kembali memperpendek waktu siang hari.

Setelah mantan presiden memperkenalkan perubahan waktu di 2011, Rusia merupakan satu-satunya negara di Eropa yang tidak memundurkan waktu selama satu jam pada akhir Oktober.

Menurut pendapatnya adalah memperpendek waktu siang menyebabkan stres yang tidak diinginkan dan ada dukungan publik untuk perubahan waktu.

Tetapi setelah beberapa bulan, banyak warga Moskow yang ingin memperpendek waktu siang dan pengganti Medvedev sebagai Presiden Vladimir Putin, menyatakan tidak berkeinginan untuk mempertahankan perubahan itu.

"Sesuatu kemungkinan diputuskan dengan tidak melalui pemikiran yang matang," kata Putin kepada Interfax, awal tahun ini.

Perubahan lain yang tidak populer adalah mengurangi zona waktu Rusia dari 11 menjadi sembilan zona waktu.

Kepala komite kesehatan parlemen Rusia, Sergei Kalashnikov, telah mengajukan proposal untuk mengembalikan zona waktu menjadi 11 dan memundurkan waktu selama satu jam di musim dingin. “Aturan itu akan disetujui pada musim gugur,” harap Kalashnikov.

Wakil ketua komite Oleg Kulikov, berpendapat perubahan itu akan membuat warga Rusia memiliki pagi hari dengan sinar matahari yang terang.

"Bangun (pagi) menjadi lebih nyaman dan mudah," ujarnya. Sebenarnya, perubahan waktu ini lazim dilakukan. Sebelumnya, sudah ada beberapa negara yang mengubah zona waktu untuk beberapa kepentingan. Salah satunya adalah bisnis.




TERBARU

[X]
×