kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Rusia Memiliki Aset Keuangan Senilai US$ 3 Miliar di Bahama


Minggu, 20 Maret 2022 / 09:45 WIB
Rusia Memiliki Aset Keuangan Senilai US$ 3 Miliar di Bahama


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NASSAU. Lembaga keuangan di Bahama memiliki aset sekitar US$ 3 miliar yang pemiliknya terkait dengan Rusia. Hal tersebut disampaikan oleh bank sentral negara Karibia itu, akhir pekan kemarin.

Sebagai informasi, Bahama juga telah memerintahkan penghentian semua transaksi dengan entitas Rusia, mengikuti langkah yang sama oleh negara-negara Barat.

Mengutip Reuters Minggu (20/3), bank sentral menemukan US$ 420 juta dalam bentuk deposito dan US$ 2,5 miliar dalam penyimpanan atau aset perwalian dengan pemilik manfaat utama dari atau terhubung ke Rusia di lembaga keuangan Bahama yang memiliki lisensi untuk melayani klien asing.

Baca Juga: Tunggu Perkembangan Krisis Ukraina, CVC Bersiap Menggelar IPO di Bursa Amsterdam

Angka-angka itu hanya berlaku untuk perbankan internasional yang melayani klien di luar negeri. Adapun, bank menyebutkan hal tersebut tidak termasuk aset Rusia yang dapat disimpan di bank Bahama yang melayani penduduk lokal.

Hanya saja, bank tidak menyebutkan bagian mana dari aset-aset itu yang ditahan oleh Rusia di bawah sanksi.

Memang, Bahama telah secara vokal mengutuk invasi Rusia ke Ukraina. Hanya saja, mereka tampaknya masih memikirkan seberapa agresif dapat berpartisipasi dalam upaya sanksi tanpa merusak ekonominya yang relatif kecil.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×