kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Rusia menaikkan bunga acuan jadi 17%


Selasa, 16 Desember 2014 / 07:09 WIB
ILUSTRASI. Menyimpan daging dalam chiller kulkas


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

MOSKOW. Rusia lebih banyak menelan pil pahit untuk menopang ekonominya. Bank sentral rusia kemarin menaikkan bunga acuan sebesar 650 basis poin, yang berlaku mulai hari ini (16/12). 

Dengan kenaikan itu, bunga acuan Rusia naik menjadi 17% dari 10,5%. "Keputusan ini akan membatasi depresiasi nilai tukar rubel dan risiko inflasi," tulis bank sentral Rusia di laman resminya. 

Kenaikan bunga ini merupakan yang keenam sepanjang tahun 2014. Rusia juga sudah menggelontorkan dana US$ 80 miliar dari cadangan devisanya untuk menghentikan pelemahan rubel yang kini terpangkas 49%. Pil pahit ini harus ditelan Rusia sejak menginvasi negara tetangganya, Ukraina Maret lalu. 

Rubel kemarin melemah 9,7% menjadi 64,44 per dollar AS. Ekonomi Rusia makin terpuruk dengan penurunan harga minyak Brent. Harga Brent yang menjadi acuan ekspor minyak dari Rusia ini tergerus menyentuh US$ 61,06 per barel kemarin di bursa berjangka ICE Futures, London.  




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×