kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Rusia mengusir 60 diplomat AS


Jumat, 30 Maret 2018 / 09:55 WIB
ILUSTRASI. Warga Kota Moskow, Rusia


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Rusia akhirnya mengambil tindakan tegas atas perlakuan Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara-negara sekutunya yang mengusir diplomat Rusia. Balas dendam pun dimulai. Korban pertama tentu saja AS.

Mengutip kantor berita Rusia, TASS, Kamis (29/3), Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov mengumumkan bahwa Rusia mengusir 60 diplomat AS dan memerintahkan penutupan Konsulat Jenderal AS di St. Petersburg.

Hari Kamis, Duta Besar AS untuk Rusia, Jon Huntsman dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri Rusia dan ditemui oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Sergei Ryabkov. Kehadiran Huntsman di kantor kementerian luar negeri Rusia tidaklah lama, karena Ryabkov langsung menyampaikan pesan Lavrov bahwa 60 diplomat AS harus segera angkat kaki dari Rusia paling lambat 5 April.

"Briefing yang disampaikan wakil saya kepada duta besar termasuk pengusiran jumlah diplomat dalam jumlah yang sama dengan mereka (AS) mengusir diplomat kami," kata Lavrov, dilansir dari TASS.

Sementara, bagi negara-negara lain yang juga mengusir diplomat Rusia, seperti Jerman, Polandia, Lithuania, Kanada dan Denmark, Lavrov menyatakan tindakan serupa akan dikenakan kepada negara-negara ini. Rusia akan mengusir diplomat negara-negara ini dengan jumlah yang sama seperti mereka mengusir diplomat Rusia.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×