Saham Gogoro naik 10% dalam Debut Perdana IPO di Nasdaq

Kamis, 07 April 2022 | 10:55 WIB   Reporter: Titis Nurdiana
Saham Gogoro naik 10% dalam Debut Perdana IPO di Nasdaq

ILUSTRASI. Pengemudi ojek daring mengganti baterai sepeda motor listrik dengan yang sudah penuh terisi di Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di SPBU Pertamina, Jalan MT Haryono, Jakarta, Jumat (4/3/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

KONTAN.CO.ID -TAIPE. Harga saham Gogoro, perusahaan berbasis di Taiwan ditutup naik 10% pada debut perdananya listing di Nasdaq. Emiten pembuat skuter listrik ini  go public setelah merger dengan SPACs Poema Global Holdings yang menetapkan nilai perusahaan ini sebesar US$ 2,35 miliar.

Saham Gogoro yang diperdagangkan dengan ticker GGR dan GGROW mengakhiri perdagangan pada hari pertama di masing-masing US$14,02 dan US$1,71. Adapun Poema Global Holdings di level  US$ 12,74.

Menurut laporan Finite Insights, perusahaan kendaraan listrik itu mengumpulkan US$335 juta melalui merger, termasuk pembiayaan PIPE sebesar US$295 juta. Investor yang terlibat dalam merger SPAC termasuk Goto dan Temasek,.

Dikutip dari Al Jazeera, perusahaan ini didirikan pada tahun 2011, Gogoro memproduksi EV yang telah digunakan oleh lebih dari 450.000 pengendara. Perusahaan ini juga telah membangun 10.000 stasiun pertukaran baterai di Taiwan. Perusahaan mengatakan,  25% dari kendaraan roda dua yang dijual di Taipei pada Desember 2021 sudah ditenagai baterai.

Baca Juga: Sinergi Electrum, Pertamina, Gogoro, dan Gesits Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Pada Oktober 2021, perusahaan EV ini masuk ke China, meski investasi dan rantai pasokan dipisahkan dari China lantaran Beijing menindak tegas perusahaan teknologi domestik yang dominan didanai dengan penggalangan dana asing.

Gogoro juga menjalin kerjasama dengan Gojek, yang dimulai dengan skema battery-swap di Jakarta pada akhir tahun lalu. Berdasarkan kesepakatan itu, pengendara Gojek dilengkapi dengan skuter Gogoro.

Pada bulan Januari, Gogoro menandatangani perjanjian dengan Electrum, yang didirikan oleh Gojek dan perusahaan energi TBS Energi Utama. Gojek dan Gogoro akan membangun infrastruktur untuk kendaraan listrik, terutama untuk EV roda dua dan solusi baterai.

Baca Juga: Jokowi Targetkan 2 Juta Kendaraan Listrik Digunakan Masyarakat di Tahun 2025

Manajemen Gogoro dalam siarapan pers sebelumnya mengatakan sudah menggerakkan 97% kendaraan roda dua listrik di Taiwan . Pada awal tahun ini, mereka juga telah memproduksi baterai pintar sepersejuta dan telah memfasilitasi lebih dari 275 juta pertukaran baterai.

Gogoro juga telah memperluas jangkauan program baterainya dengan bermitra dengan calon pesaing di seluruh Asia. Di luar Taiwan, perusahaan telah menandatangani kesepakatan untuk bermitra dengan Gojek india, Hero MotoCorp India, Yamaha Jepang, dan Yadea dan Dachangjiang Group China.

Adapun Poema Global adalah perusahaan cangkang yang didirikan oleh investor untuk mengumpulkan uang melalui IPO untuk tujuan akuisisi perusahaan yang ada.
Poema Global adalah anak perusahaan dari dana investasi Princeville Capital, yang berfokus pada perangkat lunak Eropa dan Asia dan perusahaan teknologi iklim.

 

Editor: Titis Nurdiana

Terbaru