kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.065   65,00   0,36%
  • IDX 5.753   -188,52   -3,17%
  • KOMPAS100 761   -24,88   -3,17%
  • LQ45 573   -16,07   -2,73%
  • ISSI 199   -6,62   -3,22%
  • IDX30 325   -8,90   -2,67%
  • IDXHIDIV20 404   -8,57   -2,08%
  • IDX80 86   -2,80   -3,15%
  • IDXV30 111   -2,95   -2,60%
  • IDXQ30 105   -2,68   -2,48%

Sehari pasca gencatan senjata, tembakan masih terjadi di Suriah


Jumat, 18 Oktober 2019 / 15:30 WIB
ILUSTRASI. Asap membumbung di Kota Ras al Ain di Suriah, terlihat dari kota perbatasan Turki, Ceylanpinar, Provinsi Sanliurfa, 16 Oktober 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Senator Republik dan Demokrat menuduh Trump telah mengkhianati sekutu Kurdi yang sangat vital dalam memerangi gerilyawan Negara Islam, mengabaikan masalah kemanusiaan dari invasi Turki, dan dikalahkan oleh Ankara.

Tidak jelas betul, apakah terjadi kerusakan atau korban dari penembakan yang terdengar Ras al Ain pada hari ini. Juga tidak jelas, apakah SDF pimpinan Kurdi sepenuhnya mematuhi perjanjian itu, yang akan membuat pasukan Turki bertanggungjawab atas sebagian besar wilayah yang pernah Kurdi kuasai dengan dukungan militer AS.

Baca Juga: Trump: Jatuhkan sanksi terhadap Turki lebih baik ketimbang ikut berperang di Suriah

Komandan SDF Mazloum Kobani mengatakan kepada Ronahi TV, pihaknya akan menerima perjanjian gencatan senjata dengan Turki di Suriah, tetapi hanya terbatas pada wilayah perbatasan antara Ras al-Ain dan Tal Abyad.

"Zona aman akan dikuasai oleh Angkatan Bersenjata Turki," demikian pernyataan bersama AS dan Turki yang dirilis setelah perundingan, Kamis (17/10) seperti dikutip Reuters.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×