kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Sejumlah spekulasi atas jatuhnya pesawat Ukraina yang tewaskan 176 orang di Iran


Kamis, 09 Januari 2020 / 09:58 WIB
ILUSTRASI. Seorang anggota tim penyelamat berjalan di antara puing-puing dari pesawat milik Ukraine International Airlines, yang jatuh setelah lepas landas dari bandara Iran Imam Khomeini, di pinggiran Teheran, Iran 8 Januari 2020.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Amerika Serikat menyerukan kerjasama penuh dengan penyelidikan apa pun. Amerika Serikat - tempat pesawat itu dirancang dan dibangun - memiliki hak untuk diakreditasi ke penyelidikan.

Tetapi kecelakaan itu tampaknya akan membuat protokol internasional yang rapuh bekerja sama dalam investigasi bencana udara pada saat Amerika Serikat dan Iran terperosok dalam konfrontasi.

Baca Juga: Pesawat penumpang Boeing 737 milik Ukraina jatuh di Iran

Televisi pemerintah Iran mengatakan kedua suara kokpit kotak hitam pesawat dan perekam data penerbangan telah ditemukan.

Kantor berita semi-resmi Mehr mengutip kepala organisasi penerbangan sipil Iran yang mengatakan tidak jelas negara mana Iran akan mengirim kotak hitam untuk analisis data, tetapi tidak akan membaginya dengan Boeing.

Perusahaan pengawasan pesawat AS, Aireon, telah mengumpulkan data posisi dari jet yang jatuh itu dan membagikannya dengan pihak berwenang yang tepat, kata seorang juru bicara.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×