kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Sejuta pelanggan TV berbayar AS beralih ke web


Rabu, 04 April 2012 / 11:43 WIB
ILUSTRASI. Cara menyembuhkan penyakit darah tinggi atau hipertensi


Reporter: Asnil Bambani Amri, Bloomberg | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Tahun 2011 lalu, riset menemukan ada 1 juta pelanggan televisi berbayar di Amerika Serikat berhenti berlangganan. Hal ini dipicu membanjirnya film dan acara TV online di web, salah satunya dari Netflix Inc (NFLX).

Terhitung mulai 2008, setidaknya ada 2,65 juta pelanggan televisi berbayar atau layanan TV satelit berhenti berlangganan. Mereka berimigrasi ke situs penyedia tontotan. Kesimpulan ini merupakan hasil riset dari lembaga riset Convergence Consulting Group Ltd berbasis di Toronto.

"Sudah sangat jelas, bahwa ada penghentian langganan TV berbayar di AS," kata Brahm Eiley, presiden Convergence Consulting Group, dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg (4/4).

Meningkatnya jumlah pelanggan TB kabel itu akan memperlambat tahun kinerja bisnis TV berbayar di AS. Eiley memperkirakan, setidaknya tahun ini ada 930.000 pelanggan TV berbayar akan berhenti berlangganan, jumlahnya setara dengan 3,6% dari total pelanggan.

Sementara itu, situs penyedia tontotan online seperti Netflix, akhir 2011 lalu mencatat 21,7 juta pelanggan Streaming di AS.




TERBARU

[X]
×