kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Sekolah ini larang siswanya baca novel Harry Potter karena dapat datangkan roh jahat


Selasa, 03 September 2019 / 12:32 WIB
Sekolah ini larang siswanya baca novel Harry Potter karena dapat datangkan roh jahat
ILUSTRASI. BUKU NOVEL TERLARIS - Harry Potter:And The Philosophers Stone

Sumber: Grid | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebuah sekolah katolik di Tennessee telah melarang siswa membaca buku-buku Harry Potter. Karena menurut seorang pendeta di sekolah tersebut, novel karangan J.K Rowling ini berisi kutukan dan mantra yang sebenarnya. Sehingga, hal itu dikhawatirkan akan mendatangkan roh jahat.

Mengutip Entertainment Weekly, Selasa (3/9), pendeta Dan Reehil, pendeta di Sekolah Katolik St. Edward di Nashville, menjelaskan alasannya lewat surat elektronik. "Kutukan dan manta yang digunakan dalam buku adalah kutukan dan mantra yang asli.

"Ketika dibaca oleh manusia berisiko membawa roh-roh jahat ke hadapan orang membaca teks," tulisnya.

Reehil mengatakan, ia telah berkonsultasi dengan beberapa pengusir setan di Amerika Serikat dan Roma. Mereka merekomendasikan untuk membuang buku-buku itu dari perpustakaan sekolah.

Baca Juga: Pengunjung Jatim Park Group meningkat 10%-15% selama pekan libur Lebaran 2019

Rebecca Hammel, pengawas sekolah untuk Keuskupan Katolik Nashville, membenarkan bahwa Reehil membuat keputusan tersebut. "Setiap pendeta memiliki otoritas untuk membuat keputusan seperti itu untuk sekolah." "Dia memiliki wewenang untuk bertindak seperti itu," ujarnya.

Hammel menambahkan, pihaknya selama ini hanya memastikan bahwa buku-buku yang dikonsumsi siswa sesuai dengan usia mereka.

"Kami benar-benar tidak melakukan penyensoran dalam seleksi semacam itu, selain memastikan bahwa apa yang kami masukkan ke perpustakaan sekolah adalah bahan yang sesuai dengan usia siswa di ruang kelas kami," terangnya.

Perwakilan dari Keuskupan Katolik distrik sekolah Nashville hingga saat ini belum memberikan tanggapan. Sejak novel Harry Potter pertama kali diterbitkan pada 1997, buku ini sudah menuai kontroversi.

Baca Juga: Kabar baik, Vans akan bawa koleksi sneakers tema Harry Potter ke Indonesia

Ditulis oleh J.K Rowling, buku-buku tersebut menceritakan perjuangan seorang penyihir menyelamatkan dunia sihir dari Lord Voldemort yang jahat. Novel tersebut telah dilarang di banyak sekolah di berbagai negara karena diduga mempromosikan sihir dan bertentangan dengan kepercayaan tradisional Kristen.

Namun Rowling sudah memberikan bantahan mengenai tuduhan tersebut. Ia mengatakan novelnya bagus dan tidak berusaha untuk mengarahkan anak-anak ke Setanisme. "Seorang penulis tenar pernah mengatakan, 'Buku seperti cermin. Jika orang bodoh melihat ke dalam, Anda tidak bisa mengharapkan melihat seorang sejenius keluar'."

"Orang-orang cenderung menemukan dalam buku apa yang ingin mereka temukan. Saya pikir buku-buku saya sangat bermoral," ujarnya. (Mia Della Vita)

Artikel ini telah tayang di grid.id dengan judul "Khawatir Bisa Sebabkan Kerasukan Setan Karena Berisi Mantra Sihir Asli, Sekolah Ini Larang Siswa Baca Novel Harry Potter"




TERBARU

Close [X]
×