kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Selama penguncian corona, kekerasan atas perempuan dalam rumahtangga meningkat


Selasa, 14 April 2020 / 00:40 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Sebab, itu merupakan sinyal bahwa perempuan berisiko lebih terbuka terhadap kontrol dan agresi oleh pasangan mereka, karena para korban memiliki lebih banyak kesulitan untuk berkomunikasi selama penguncian.

Paus Fransiskus mengatakan, masyarakat harus berdiri di belakang perempuan korban kekerasan dalam rumahtangga, karena pelecehan meningkat di seluruh dunia selama penguncian untuk mengekang penyebaran virus corona baru.

Paus Fransiskus memuji wanita dalam peran di garis depan dalam membantu masyarakat mengatasi krisis virus corona, dengan menyebut dokter, perawat, petugas kepolisian, sipir penjara, dan karyawan di toko-toko yang menjual barang-barang penting.

Baca Juga: Kasus corona melambat, hari ini Spanyol mulai melonggarkan penguncian

Berbicara saat hari libur keagamaan dan nasional di Italia serta negara-negara lain, Senin (13/4), pemimpin tertinggi umat Katolik di dunia ini juga memuji banyak perempuan di rumah yang membantu anak-anak, orangtua, dan orang cacat.

Tetapi, berbicara dari perpustakaan resminya dan bukan dari jendela yang menghadap Lapangan Santo Petrus, Paus Fransiskus mengatakan: "Kadang-kadang mereka (wanita) berisiko menjadi korban kekerasan dalam hidup bersama yang mereka pikul seperti beban yang terlalu berat".

"Mari kita berdoa untuk mereka (perempuan yang menjadi korban kekerasan dalam rumahtangga), jadi Tuhan memberi mereka kekuatan dan agar komunitas kita mendukung mereka bersama keluarga mereka," katanya, seperti dikutip Reuters.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×