kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.818   -10,00   -0,06%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Selandia Baru akan buka kembali perjalanan bebas karantina dengan Australia


Selasa, 29 Juni 2021 / 10:14 WIB
Selandia Baru akan buka kembali perjalanan bebas karantina dengan Australia
ILUSTRASI. Selandia Baru akan buka kembali perjalanan bebas karantina dengan Australia


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  WELLINGTON. Pemerintah Selandia Baru mengatakan akan melanjutkan perjalanan bebas karantina dengan beberapa negara bagian Australia minggu depan seiring dengan pencabutan pembatasan Covid-19 di Wellington.

Seperti diketahui, Selandia Baru telah menghentikan apa yang disebut dengan "gelembung perjalanan" dengan Australia pada akhir pekan lalu ketika wabah varian Delta yang sangat menular berakar di Sydney dan beberapa kota Australia lainnya.

Mengutip Reuters, Menteri yang menjadi satgas Covid-19, Chris Hipkins, mengatakan, perjalanan bebas karantina akan dilanjutkan dengan Australia Selatan, Tasmania dan negara bagian Victoria dan Wilayah Ibu Kota Australia mulai Senin depan. Hanya saja, pihak berwenang akan terus meninjau situasi hingga saat itu.

"Kabinet setuju bahwa mencabut sebagian jeda adalah tindakan yang tepat. Saran kesehatan adalah bahwa penyebaran Covid-19 di bagian-bagian Australia ini telah terkendali pada saat ini," kata Hipkins dalam konferensi pers.

Baca Juga: Sydney menghadapi periode paling menakutkan dalam pandemi di tengah wabah Delta

Wisatawan akan diminta untuk memberikan tes pra-keberangkatan negatif Covid-19 dan tidak boleh mengunjungi negara bagian dan teritori yang diblokir dalam beberapa hari terakhir.

Wabah Sydney juga membuat para pejabat memberlakukan pembatasan jarak sosial di Wellington seminggu yang lalu setelah seorang turis Australia yang mengunjungi kota itu dinyatakan positif COVID-19 setelah kembali ke rumah.

Hipkins mengatakan langkah-langkah itu akan dilonggarkan mulai tengah malam pada hari Selasa.

Selandia Baru adalah salah satu dari segelintir negara yang telah menahan penyebaran COVID-19 di dalam perbatasannya. Kasus komunitas terakhirnya adalah pada bulan Februari. Selandia Baru sejauh ini memiliki 2.385 kasus yang dikonfirmasi dan 26 kematian terkait dengan virus tersebut.

Selanjutnya: Warga Australia yang pulang dari India akan dikarantina di kamp pertambangan lama




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×