kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Seorang dokter di Wuhan meninggal dunia karena virus corona


Sabtu, 25 Januari 2020 / 10:56 WIB
Seorang dokter di Wuhan meninggal dunia karena virus corona
ILUSTRASI. Wabah virus corona menjangkiti China. REUTERS/Martin Pollard

Sumber: South China Morning Post | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WUHAN. Seorang dokter medis yang dicurigai terjangkit virus corona meninggal dunia pada hari Sabtu (25/1) di Hubei. Kematian ini merupakan kematian pertama seorang profesional medis sejak berjangkitnya virus corona. Saat ini, jumlah kasus yang dikonfirmasi di daratan China sudah melebihi 1.000 orang.

Melansir South China Morning Post, Liang Wudong, yang merupakan seorang ahli bedah di Rumah Sakit Xinhua di provinsi Hubei, meninggal pada jam 7 pagi pada usia 62 tahun. Kabar duka ini pertama kali diberitakan oleh portal berita yang berbasis di Shanghai yakni thepaper.cn.

Baca Juga: Australia deklarasikan kasus pertama virus corona

Liang diduga terinfeksi minggu lalu, sebelum ia dipindahkan ke Rumah Sakit Jinyintan Wuhan untuk perawatan.

Sekitar 29 provinsi di China telah melaporkan 1.287 kasus virus mirip pneumonia mematikan, dengan 729 di antaranya ada di Hubei.

Jumlah korban jiwa Hubei adalah 39 orang, dengan dua kematian lainnya di provinsi Hebei dan Heilongjiang.

Kasus-kasus lain juga telah dilaporkan di Hong Kong, Makau, Taiwan dan delapan negara lainnya.

Baca Juga: Mengenal kota Wuhan yang kini jadi buah bibir dunia gara-gara virus corona

Puluhan juta orang di Hubei secara efektif dikunci karena larangan perjalanan telah diberlakukan di sebagian besar provinsi.

Penerbangan, kereta api, bus dan feri yang menghubungkan Wuhan ke kota-kota lain di Hubei telah ditangguhkan. Wuhan adalah pusat untuk beberapa jalur kereta berkecepatan tinggi.

Delapan belas provinsi di China telah mengaktifkan tanggap darurat kesehatan masyarakat tingkat atas terhadap wabah tersebut, yang berarti acara publik, bisnis, dan sekolah dapat ditangguhkan dan populasi migran dikarantina di daerah-daerah ini.

Baca Juga: Provinsi Hubei konfirmasi 15 lagi kematian dan 180 kasus baru virus corona




TERBARU

Close [X]
×