kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45974,33   -17,61   -1.78%
  • EMAS991.000 0,71%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Sepakat Diakuisisi Microsoft, CEO Activision Blizzard Bakal Dapat US$ 390 Juta


Rabu, 19 Januari 2022 / 07:49 WIB
Sepakat Diakuisisi Microsoft, CEO Activision Blizzard Bakal Dapat US$ 390 Juta
ILUSTRASI. Microsoft Corporation akan akuisisi pembuat video game Activision Blizzard senilai US$ 68,7 miliar


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Chief Executive Officer (CEO) Activision Blizzard Inc Bobby Kotick bakal mendapatkan dana segar hingga US$ 390 juta. Kotick yang kini berusia 58 tahun, akan menerima dana tersebut setelah mencapai kesepakatan untuk menjual Activision ke Microsoft Corp dengan nilai US$ 68,7 miliar.

Berdasarkan laporan pengajuan peraturan, dana tersebut sebagian besar datang dari penjualan 3,95 juta saham Activision yang Kotick miliki.

Dengan akuisisi ini, Kotick juga akan kehilangan perubahan pembayaran kontrol karena dia tidak memiliki ekuitas yang belum vested, yang tidak umum bagi CEO perusahaan publik.

Kotick pun berencana untuk mundur dari posisi CEO setelah kesepakatan dengan Microsoft ditutup. Akuisisi ini diproyeksi kelar pada Juni 2023.

Baca Juga: Microsoft Hentikan Produksi Konsol Game Xbox One, Ini Alasannya

Seandainya Kotick tetap menjabat sebagai CEO Activision saat akuisisi kelar, dia akan melapor ke kepala game Microsoft Phil Spencer.

Kotick, yang telah memimpin Activision sejak 1991 dan mengubahnya menjadi salah satu raksasa videogame terbesar di dunia, mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa perusahaan telah "menyelesaikan" tuduhan pelecehan dan diskriminasi seksual yang menyebabkan lebih dari 20 karyawan menjadi dipecat dan 20 orang lainnya menghadapi bentuk tindakan disipliner lain tahun lalu.

Seorang juru bicara Kotick dan Activision menolak berkomentar.

Dengan akuisisi ini, Microsoft pun menjadi perusahaan video game terbesar ketiga di dunia. Asal tahu saja, Activision Blizzard merupakan pembuat game "Call of Duty".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×