kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Serang Warga Dalam Keadaan Mabuk, Seorang Tim Keamanan Biden Ditangkap di Korsel


Jumat, 20 Mei 2022 / 20:40 WIB
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat Joe Biden menghadiri perayaan liburan Komite Nasional Demokrat (DNC) di Hotel Washington, di Washington, Amerika Serikat, Selasa (14/12/2021). Serang Warga Dalam Keadaan Mabuk, Seorang Tim Keamanan Biden Ditangkap di Korsel


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  SEOUL. Seorang anggota tim keamanan lanjutan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah ditangkap di Seoul, Korea Selatan karena dituduh menyerang seorang warga Korea Selatan dalam keadaan mabuk sehari sebelum Biden tiba untuk berkunjung, kata polisi pada Jumat.

Anggota tim, yang bekerja untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, ditahan pada Kamis dini hari setelah terlibat perkelahian memperebutkan taksi, kata seorang pejabat di kepolisian distrik Yongsan kepada Reuters.

Insiden itu terjadi di luar hotel Grand Hyatt, tempat Biden diperkirakan akan menginap.

Pejabat polisi tidak memberikan nama atau informasi lain tentang tersangka.

Baca Juga: Jepang Berharap Rencana Ekonomi Indo Pasifik AS Dirilis Saat Lawatan Biden ke Tokyo

Departemen Keamanan Dalam Negeri tidak segera menanggapi permintaan komentar. Gedung Putih merujuk pertanyaan ke Secret Service, yang tidak segera menjawab.

Departemen Keamanan Dalam Negeri termasuk Secret Service, badan yang menjaga presiden. Anggota Secret Service secara berkala telah terlibat dalam insiden atas perilaku buruk di luar negeri di masa lalu.

Biden tiba di Seoul pada Jumat malam, dengan Korea Selatan sebagai pemberhentian pertama dalam perjalanan pertamanya ke Asia sebagai presiden. 

TV Chosun, penyiar Korea Selatan yang pertama kali melaporkan insiden itu, mengatakan tersangka berusia 30-an dan ditangkap setelah seorang tamu di hotel menelepon polisi.

Baca Juga: Tanda pemulihan terlihat, sejumlah bank sentral kompak tarik stimulus darurat




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×