kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Serang Warga Dalam Keadaan Mabuk, Seorang Tim Keamanan Biden Ditangkap di Korsel


Jumat, 20 Mei 2022 / 20:40 WIB
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat Joe Biden menghadiri perayaan liburan Komite Nasional Demokrat (DNC) di Hotel Washington, di Washington, Amerika Serikat, Selasa (14/12/2021). Serang Warga Dalam Keadaan Mabuk, Seorang Tim Keamanan Biden Ditangkap di Korsel


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  SEOUL. Seorang anggota tim keamanan lanjutan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah ditangkap di Seoul, Korea Selatan karena dituduh menyerang seorang warga Korea Selatan dalam keadaan mabuk sehari sebelum Biden tiba untuk berkunjung, kata polisi pada Jumat.

Anggota tim, yang bekerja untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, ditahan pada Kamis dini hari setelah terlibat perkelahian memperebutkan taksi, kata seorang pejabat di kepolisian distrik Yongsan kepada Reuters.

Insiden itu terjadi di luar hotel Grand Hyatt, tempat Biden diperkirakan akan menginap.

Pejabat polisi tidak memberikan nama atau informasi lain tentang tersangka.

Baca Juga: Jepang Berharap Rencana Ekonomi Indo Pasifik AS Dirilis Saat Lawatan Biden ke Tokyo

Departemen Keamanan Dalam Negeri tidak segera menanggapi permintaan komentar. Gedung Putih merujuk pertanyaan ke Secret Service, yang tidak segera menjawab.

Departemen Keamanan Dalam Negeri termasuk Secret Service, badan yang menjaga presiden. Anggota Secret Service secara berkala telah terlibat dalam insiden atas perilaku buruk di luar negeri di masa lalu.

Biden tiba di Seoul pada Jumat malam, dengan Korea Selatan sebagai pemberhentian pertama dalam perjalanan pertamanya ke Asia sebagai presiden. 

TV Chosun, penyiar Korea Selatan yang pertama kali melaporkan insiden itu, mengatakan tersangka berusia 30-an dan ditangkap setelah seorang tamu di hotel menelepon polisi.

Baca Juga: Tanda pemulihan terlihat, sejumlah bank sentral kompak tarik stimulus darurat




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×