kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Serangan rudal Iran ke pangkalan militer AS sebabkan 8 tentara cedera


Jumat, 17 Januari 2020 / 11:01 WIB
ILUSTRASI. tentara AS


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Serangan rudal Iran ke pangkalan udara Amerika Serikat (AS) di Irak pada 8 Januari lalu menyebabkan 11 tentara AS mengalami cedera gejala gegar otak. Hal tersebut disampaikan militer AS setelah awalnya mengatakan tidak ada anggotanya yang terluka akibat serangan tersebut.

Seperti diketahui, serangan Iran ke pangkalan udara Al Asad tersebut merupakan balasan atas serangan pesawat tak berawak (drone) AS di Baghdad pada 3 Januari yang menewaskan Qassem Soleimani, Komandan Pasukan Elit Iran.

"Sementara tidak ada anggota militer AS yang tewas dalam serangan Iran 8 Januari lalu. Tetapi beberapa anggota harus menjalani perawatan karena gejala gegar otak akibat ledakan itu," kata Kapten Bill Urban, juru bicara Komando Pusat AS dalam pernyataan yang dikutip Reuters.

Sebagai langkah kehati-hatian, kedelapan anggota tentara AS tersebut dibawa ke fasilitas AS di Jerman atau Kuwait untuk tes selanjutnya. "Ketika dianggap layak untuk bertugas, para anggota tentara ini diharapkan kembali ke Irak," tambah Urban.

Asal tahu saja, Negeri Paman Sam sudah mengerahkan 1.500 tentara tambahan di pangkalan Anbar Irak.




TERBARU

[X]
×