kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Setelah Black Friday, peritel AS siap mengalap berkah di Cyber Monday


Selasa, 03 Desember 2019 / 05:00 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Pemilik merek dan peritel akan merasakan efek dari Gen Z dengan daya beli yang bahkan lebih besar," ujar Rob Graf, Vice President Salesforce, kepada Reuters. "Mereka juga mendorong batas-batas di mana pembelian aktual akan terjadi," imbuhnya.

Tahun ini, Target menyediakan pengiriman gratis untuk semua pelanggan sepanjang musim belanja online. Sementara Walmart menawarkan kepada pembeli pilihan pengiriman dua hari gratis atau pengambilan barang di toko pada hari yang sama.

Baca Juga: Heboh Black Friday? Inilah asal muasalnya

Asosiali Peritel Nasional AS memproyeksikan, hampir 69 juta orang Amerika akan menjelajahi web untuk mencari segala sesuatu, mulai Apple Airpods Pro, peralatan rumahtangga, hingga mainan.

Sedang Adobe Analytics memperkirakan, penjualan Cyber ​​Monday tahun ini yang mencapai US$ 9,4 miliar naik 19% dibanding hari yang sama tahun lalu. Target memulai promosi sejak Ahad (1/12), bahkan Kohl's Corp menawarkan diskon mulai Sabtu (31/11).

 "#CyberMonday2019, hari di saat 85% populasi AS berpura-pura benar-benar bekerja," kicau Erika Mayor, warga AS yang tinggal di Miami.




TERBARU

[X]
×