kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45862,44   -0,26   -0.03%
  • EMAS918.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.15%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Siam Cement Group (SCG) catatkan kinerja moncer pada kuartal II 2021


Rabu, 04 Agustus 2021 / 23:15 WIB
Siam Cement Group (SCG) catatkan kinerja moncer pada kuartal II 2021

Reporter: Vina Elvira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Konglomerasi bisnis asal Thailand, Siam Cement Group (SCG) melaporkan hasil kinerjanya di kuartal II-2021. Perusahaan ini tercatat membukukan pendapatan sebesar US$ 4,26 miliar. 

Manajemen menyebut, torehan positif SCG di kuartal kedua, utamanya didorong oleh peningkatan penjualan bahan kimia yang terjadi seiring dengan kenaikan harga minyak dunia. 

Presiden dan CEO SCG, Roongrote Rangsiyopash memaparkan, secara quarter on quarter (qoq) pendapatan SCG di kuartal II-2021 tercatat meningkat sebesar 9%. Peningkatan itu didorong oleh kontribusi dari semua lini bisnis, terutama bisnis kimia yang mencatat harga produk lebih tinggi serta volume penjualan polyolefin yang juga tinggi secara berkelanjutan. 

Baca Juga: Virus corona varian Delta ancam proses pemulihan ekonomi global

Sementara itu dari sisi bottom line, SCG berhasil mencatatkan pertumbuhan laba periode berjalan sebesar 83% yoy menjadi US$ 546 juta di kuartal II-2021. Menurut Roongrote, tumbuhnya torehan laba SCG di kuartal kedua, sebagian besarnya disebabkan oleh peningkatan distribusi produk bahan kimia dan pendapatan ekuitas. 

"SCG mencatatkan kenaikan laba sebesar 15% pada kuartal II-2021, dibandingkan dengan kuartal sebelumnya karena volume penjualan yang lebih tinggi, pemulihan ekonomi global yang mendorong harga produk bahan kimia, dan distribusi produk yang efisien di dalam dan luar negeri," papar Roongrote dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id, Senin (2/8).

Untuk mencapai pertumbuhan bisnis jangka panjang, SCG pun disebut Roongrote semakin gencar melakukan adaptasi terhadap perubahan pasar. Adaptasi yang dilakukan, di antaranya lewat  penggunaan teknologi digital dan platform online, mengikuti tren renovasi rumah, mengembangkan resin plastik daur ulang yang inovatif dan berkualitas tinggi, memulas bisnis ekonomi sirkular, serta memperluas jangkauan bisnis kemasan. 

Selanjutnya: Bendung kenaikan kasus COVID-19, China perketat perjalanan ke luar negeri

 


Tag


TERBARU

[X]
×