kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Situasi bakal makin mendidih, pasukan Rusia sudah masuk ke Suriah


Rabu, 16 Oktober 2019 / 21:33 WIB
ILUSTRASI. Seorang anggota Pasukan Demokratik Suriah (SDF) berdiri di atas sebuah truk pikap yang dilengkapi senjata di dekat Baghouz, Provinsi Deir Al Zor, Suriah, 11 Februari 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Dan, Erdogan memperingatkan, tidak ada kekuatan yang bisa menghentikan serangan Turki ke Suriah sampai pejuang Kurdi betul-betul menyerah. "Operasi akan berakhir ketika zona aman terbentuk," tegasnya, Rabu (16/10), seperti dilansir Reuters.

Erdogan menambahkan, Turki sama sekali tidak terbuka untuk bernegosiasi.

Baca Juga: Terkait Suriah, Donald Trump pukul Turki dengan kenaikan tarif dan ancam sanksi lain

Peringatan Erdogan itu keluar menyusul sanksi ekonomi yang Amerika Serikat jatuhkan atas Turki kemarin (15/10) dan embargo senjata dari sejumlah negara Eropa, seperti Jerman dan Prancis, pada pekan lalu.

Washington memberlakukan sanksi kepada para pejabat Turki, menaikkan tarif, dan menghentikan pembicaraan perdagangan dalam upaya untuk meyakinkan Ankara agar menghentikan serangan terhadap milisi YPG Kurdi di Suriah Timur Laut.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×