kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Situasi memanas, Iran: Rudal kami bisa menjangkau pangkalan dan kapal-kapal Amerika


Senin, 16 September 2019 / 18:51 WIB
ILUSTRASI. Presiden IRAN Hassan Rouhani - MISIL Militer IRAN


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - TEHERAN. Perseteruan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) semakin memanas. Muncul kekhawatiran potensi pertempuran antara pasukan Iran dan AS di wilayah Teluk makin menganga setelah Washington menuduh Teheran melakukan serangan drone yang menghancurkan fasilitas minyak di Arab Saudi.

Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa pasukan tersebut dipersiapkan untuk perang skala penuh. Bahkan komandan pasukan kedirgantaraan revolusi islam mengatakan tembakan rudal Iran dapat mengenai pangkalan dan kapal AS dalam jarak 2.000 km atau 1.240 mil.

Baca Juga: Dituduh berada di balik serangan fasilitas Aramco, Iran siap berperang dengan AS

"Baik kami maupun Amerika tidak menginginkan perang. Namun ketika terjadi kontak, ada kemungkinan konflik yang terjadi karena kesalahpahaman," kata Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh dilansir dari Aljazeera, Senin (16/9).

"Kami selalu mempersiapkan diri untuk perang secara penuh," tegasnya.

Hajizadeh mengatakan pasukan Iran siap melakukan serangan jika AS menanggapi serangan di fasilitas minyak milik Saudi Aramco dengan menempatkan pasukan di Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar dan Pangkalan Udara al-Dhafra dekat Abu Dhabi. Begitu pula dengan penempatan angkatan laut Teluk dan Laut Arab.

Semua ini bisa menjadi target langsung dari rudal-rudal milik Iran.

Baca Juga: Menlu Amerika salahkan Iran atas penyerangan fasilitas minyak Arab Saudi

Sebelumnya pada Minggu malam, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ada alasan mengapa Gedung Putih mengetahui penyebab serangan di Teluk. Menurutnya, pihak militer Iran memiliki peran dalam tindakan tersebut.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×