kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Situasi memanas, Iran: Rudal kami bisa menjangkau pangkalan dan kapal-kapal Amerika


Senin, 16 September 2019 / 18:51 WIB
ILUSTRASI. Presiden IRAN Hassan Rouhani - MISIL Militer IRAN


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - TEHERAN. Perseteruan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) semakin memanas. Muncul kekhawatiran potensi pertempuran antara pasukan Iran dan AS di wilayah Teluk makin menganga setelah Washington menuduh Teheran melakukan serangan drone yang menghancurkan fasilitas minyak di Arab Saudi.

Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa pasukan tersebut dipersiapkan untuk perang skala penuh. Bahkan komandan pasukan kedirgantaraan revolusi islam mengatakan tembakan rudal Iran dapat mengenai pangkalan dan kapal AS dalam jarak 2.000 km atau 1.240 mil.

Baca Juga: Dituduh berada di balik serangan fasilitas Aramco, Iran siap berperang dengan AS

"Baik kami maupun Amerika tidak menginginkan perang. Namun ketika terjadi kontak, ada kemungkinan konflik yang terjadi karena kesalahpahaman," kata Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh dilansir dari Aljazeera, Senin (16/9).

"Kami selalu mempersiapkan diri untuk perang secara penuh," tegasnya.

Hajizadeh mengatakan pasukan Iran siap melakukan serangan jika AS menanggapi serangan di fasilitas minyak milik Saudi Aramco dengan menempatkan pasukan di Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar dan Pangkalan Udara al-Dhafra dekat Abu Dhabi. Begitu pula dengan penempatan angkatan laut Teluk dan Laut Arab.

Semua ini bisa menjadi target langsung dari rudal-rudal milik Iran.

Baca Juga: Menlu Amerika salahkan Iran atas penyerangan fasilitas minyak Arab Saudi

Sebelumnya pada Minggu malam, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ada alasan mengapa Gedung Putih mengetahui penyebab serangan di Teluk. Menurutnya, pihak militer Iran memiliki peran dalam tindakan tersebut.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×