Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Saham produsen chip memori China, CXMT Corp, melonjak hampir 470% pada debut perdagangannya di Bursa Shanghai, Senin (27/7/2026).
Lonjakan tersebut mengantarkan perusahaan menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di China, meski saham-saham teknologi global belakangan mengalami tekanan.
Baca Juga: Bursa Jepang Bergerak Mendatar Senin (27/7), Menanti Musim Laporan Keuangan
Melansir Reuters, saham CXMT dibuka pada harga 49,50 yuan per saham, jauh di atas harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar 8,66 yuan per saham.
Reli tajam pada menit-menit awal perdagangan mendongkrak kapitalisasi pasar perusahaan menjadi sekitar 3,3 triliun yuan atau setara US$ 487,31 miliar, melonjak dari valuasi sekitar US$ 85,5 miliar saat proses IPO.
Dengan capaian tersebut, CXMT resmi menjadi perusahaan tercatat paling bernilai di pasar saham China, melampaui Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) yang sebelumnya menempati posisi teratas.
Debut saham CXMT juga menjadi barometer minat investor terhadap perusahaan semikonduktor unggulan China di tengah volatilitas pasar yang dipicu aksi jual saham-saham teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Investor kini cenderung menyeimbangkan portofolio antara saham teknologi berpotensi tumbuh tinggi dan sektor-sektor yang dinilai lebih defensif.
Baca Juga: Laba Industri China Tumbuh Melambat Juni 2026, Pemulihan Ekonomi Masih Belum Merata
IPO terbesar di Asia tahun ini
CXMT atau ChangXin Memory Technologies berhasil menghimpun dana sebesar 57,92 miliar yuan atau sekitar US$ 8,6 miliar melalui IPO, menjadikannya penawaran saham perdana terbesar di Asia sepanjang tahun ini.
Dana yang diperoleh bahkan berpotensi meningkat menjadi 66,61 miliar yuan apabila opsi over-allotment dieksekusi secara penuh.
Pada harga IPO, perusahaan memiliki valuasi sekitar 579 miliar yuan atau US$ 85,5 miliar, sehingga telah masuk dalam jajaran perusahaan semikonduktor terbesar di China sebelum perdagangan dimulai.
Baca Juga: Bursa Australia Melonjak Hampir 1% Senin (27/7) Pagi, Ketegangan Timur Tengah Mereda
Potensi volatilitas tinggi
Saat pencatatan perdana, hanya sekitar 6,73% dari total saham CXMT yang beredar bebas (free float), sementara mayoritas saham masih berada dalam periode penguncian (lock-up).
Porsi saham yang beredar relatif kecil tersebut diperkirakan dapat memperbesar volatilitas harga sekaligus mendorong tingginya nilai transaksi pada hari-hari awal perdagangan.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok 5% Senin (27/7) Pagi, AS dan Iran Hentikan Perang Sementara
Sebelumnya, HSBC Qianhai Securities memperkirakan IPO jumbo CXMT berpotensi menyedot likuiditas dari pasar saham China menjelang dan saat debut perdagangan.
Namun, berdasarkan pengalaman IPO perusahaan teknologi sebelumnya, tekanan terhadap likuiditas pasar umumnya hanya berlangsung sementara dan berpotensi diikuti pemulihan pada hari perdagangan














