Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) produsen chip memori asal China, CXMT Corp, senilai US$ 8,6 miliar, mencatat permintaan yang sangat tinggi dari investor institusi.
Namun, tingkat antusiasme tersebut masih lebih rendah dibandingkan sejumlah IPO teknologi China sebelumnya, mencerminkan sikap investor yang lebih berhati-hati di tengah aksi jual saham sektor semikonduktor global.
Dalam dokumen yang dirilis pada Minggu (19/7/2026), CXMT, produsen chip memori terbesar di China, mengungkapkan investor institusi, termasuk reksa dana, dana pensiun, dan perusahaan asuransi, mengajukan pemesanan sebanyak 1,24 triliun saham. Jumlah tersebut jauh melampaui 2,17 miliar saham yang dialokasikan untuk investor institusi dalam IPO.
Baca Juga: Jumlah Tenaga Kerja AS Diproyeksi Menyusut, AI Dinilai Tak Akan Gantikan Krisis SDM
Dengan demikian, porsi penawaran bagi investor institusi mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) sekitar 570 kali.
Meski menunjukkan minat yang tetap kuat, tingkat oversubscription tersebut masih jauh di bawah beberapa IPO terbaru di STAR Market Shanghai. Sebagai perbandingan, saham yang ditawarkan oleh Zhuhai Trinomab Pharmaceutical Co, Chongqing Genori Technology Co, dan Wuhan Changjin Photonics masing-masing mengalami kelebihan permintaan lebih dari 5.000 kali dari investor institusi.
IPO CXMT menjadi penawaran saham terbesar di Asia sepanjang 2026 dan dipandang sebagai ujian penting bagi pasar modal China menjelang sejumlah IPO teknologi berskala besar lainnya. Pemerintah China sendiri terus mendorong penguatan industri semikonduktor domestik sebagai bagian dari strategi mencapai kemandirian teknologi di tengah persaingan dengan Amerika Serikat.
Namun, momentum IPO berlangsung di tengah tekanan terhadap saham-saham semikonduktor global. Investor mulai mempertanyakan keberlanjutan reli sektor kecerdasan buatan (AI) yang dinilai telah mendorong valuasi saham chip terlalu tinggi.
Di China, indeks STAR Market, yang menjadi rumah bagi banyak emiten semikonduktor, telah terkoreksi sekitar 25% sejak mencapai puncaknya pada 1 Juli 2026. Koreksi tersebut menghapus lebih dari 4 triliun yuan atau sekitar US$590 miliar nilai kapitalisasi pasar.
Beberapa hari sebelumnya, CXMT juga mengungkapkan bahwa porsi IPO untuk investor ritel mengalami kelebihan permintaan 243,93 kali, yang turut mengindikasikan minat investor tidak setinggi gelombang IPO teknologi sebelumnya.
Hingga kini, CXMT belum mengumumkan secara resmi tanggal pencatatan sahamnya di STAR Market. Namun, sejumlah sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa saham perusahaan diperkirakan mulai diperdagangkan pada 27 Juli 2026.
CXMT saat ini merupakan produsen chip memori DRAM terbesar keempat di dunia, setelah Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron Technology.
Baca Juga: Facebook dan Instagram Sempat Down, Ribuan Pengguna Laporkan Gangguan
Permintaan terhadap chip DRAM (dynamic random-access memory) meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir seiring berkembangnya teknologi kecerdasan buatan. Chip tersebut digunakan secara luas pada smartphone, komputer, server, serta berbagai perangkat elektronik lainnya.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
