kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.705.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 16.995   2,00   0,01%
  • IDX 9.137   3,38   0,04%
  • KOMPAS100 1.259   -4,03   -0,32%
  • LQ45 890   -3,56   -0,40%
  • ISSI 334   -0,17   -0,05%
  • IDX30 455   -0,04   -0,01%
  • IDXHIDIV20 539   1,45   0,27%
  • IDX80 140   -0,49   -0,35%
  • IDXV30 149   0,26   0,18%
  • IDXQ30 146   0,15   0,11%

Spanyol Tetapkan Tiga Hari Berkabung Usai Kecelakaan Kereta Mematikan


Selasa, 20 Januari 2026 / 12:55 WIB
Spanyol Tetapkan Tiga Hari Berkabung Usai Kecelakaan Kereta Mematikan
ILUSTRASI. Tragedi kereta di Spanyol menewaskan 40 orang dan melukai puluhan. Keluarga korban kini berjuang mencari orang terkasih yang hilang, sementara negara berkabung tiga hari. (REUTERS/Susana Vera)


Sumber: The Guardian | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - MADRID. Spanyol akan memulai tiga hari berkabung mulai Selasa, sementara tim penyelamat terus menelusuri puing-puing kereta yang hancur dan serpihan di lokasi kecelakaan untuk mencari korban, setelah benturan kereta yang menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai puluhan lainnya.

Hingga Senin, lebih dari 18 jam setelah sebuah kereta cepat yang membawa sekitar 300 penumpang tujuan Madrid tergelincir dan bertabrakan dengan kereta yang datang dari arah berlawanan, masyarakat di seluruh negeri masih berupaya menghubungi anggota keluarga yang hilang dalam bencana kereta terburuk di Spanyol dalam lebih dari satu dekade.

Juan Barroso mengatakan lima anggota keluarganya termasuk dalam hampir 200 penumpang yang sedang melakukan perjalanan dari Madrid menuju kota selatan Huelva. Setelah kecelakaan di dekat Adamuz, Provinsi Córdoba, hanya satu dari mereka yang dapat dikonfirmasi selamat, yaitu seorang anak berusia enam tahun.

“Sekarang kami mencari empat orang yang masih hilang,” ujar Barroso kepada wartawan.

“Kami sudah mencari ke mana-mana. Semua rumah sakit di Jaén, Úbeda, dan Córdoba.” tambahnya.

Baca Juga: Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol, Sedikitnya 40 Orang Tewas

Beberapa keluarga memanfaatkan media sosial untuk membagikan foto orang yang mereka cintai dan memohon agar siapa pun yang mengetahui keberadaan mereka dapat menghubungi mereka. “Jika ada yang mengenali pria ini di Adamuz, dia ayah saya, tolong hubungi saya,” tulis salah satu pesan.

Pihak kepolisian mengatakan telah membuka beberapa kantor bagi masyarakat untuk melaporkan orang hilang dan “memberikan sampel DNA untuk keperluan identifikasi”.

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, yang mengunjungi lokasi kecelakaan, menjanjikan investigasi terhadap penyebab tabrakan akan dilakukan secara menyeluruh dan transparan.

“Masyarakat Spanyol, seperti kita semua, bertanya-tanya apa yang terjadi, bagaimana itu terjadi, dan bagaimana tragedi ini bisa terjadi,” ujar Sánchez pada Senin saat mengumumkan tiga hari berkabung mulai tengah malam.

“Saya yakin waktu dan kerja para ahli akan memberikan jawaban itu,” katanya.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.00 pada Minggu malam, ketika bagian belakang kereta tujuan Madrid tergelincir dari rel dan menabrak kereta yang datang dari arah berlawanan.

Dampaknya membuat dua gerbong pertama kereta yang melaju ke selatan tergelincir, jatuh menuruni lereng setinggi 4 meter (13 kaki), kata Menteri Transportasi Spanyol, Óscar Puente.

Meski penyebab kecelakaan belum ditentukan, Puente menyebutnya “sangat aneh” karena tergelincirnya kereta terjadi di jalur lurus. Bagian rel ini sendiri baru direnovasi pada bulan Mei, tambahnya.

Kereta yang tergelincir berusia kurang dari empat tahun dan telah diperiksa empat hari sebelumnya, menurut pernyataan Iryo, perusahaan swasta yang mengoperasikan kereta, pada Senin.

Baca Juga: Pasar Taruhan Piala Dunia 2026: Spanyol Dominan, AS Jadi Sorotan

Presiden perusahaan kereta negeri Renfe, Álvaro Fernández Heredia, mengatakan terlalu dini untuk membahas penyebab kecelakaan.

Namun ia menekankan bahwa kecelakaan terjadi dalam “kondisi yang aneh,” dan kepada stasiun televisi Cadena Ser mengatakan bahwa “kesalahan manusia hampir dapat dikesampingkan.”

Sumber kepada Reuters menyebut teknisi menemukan sambungan rel yang patah, yang menciptakan celah antara bagian rel yang semakin melebar seiring kereta terus melintas. Sambungan yang rusak ini bisa menjadi kunci untuk mengidentifikasi penyebab pasti kecelakaan, tambah sumber tersebut.

Baik Adif, pengelola infrastruktur rel milik negara, maupun komisi Spanyol yang menangani investigasi kecelakaan kereta tidak menanggapi permintaan komentar.

Sejak 2022, Adif secara publik telah menyoroti 10 masalah infrastruktur di area tempat terjadinya tabrakan, mulai dari kegagalan sinyal hingga masalah pada jalur listrik atas.

Pada Agustus, serikat pekerja masinis menyatakan dalam sebuah surat bahwa peningkatan lalu lintas kereta telah menyebabkan kerusakan parah pada rel, yang mengakibatkan seringnya kereta mogok dan kerusakan gerbong.

Pada Senin, serikat pekerja masinis mengimbau berhati-hati mengaitkan peringatan sebelumnya dengan kecelakaan ini, menekankan bahwa penyebab tabrakan masih belum diketahui.

Begitu laporan kecelakaan beredar Minggu malam, petugas darurat bergegas ke daerah terpencil tempat kejadian.

Berlawan dengan kegelapan dan terbatas oleh jalur tunggal menuju lokasi, mereka bekerja sepanjang malam untuk mengevakuasi penumpang dari puing-puing. Beberapa penumpang berhasil keluar sendiri dari gerbong yang terguling dan tumpukan baja bengkok, menggunakan palu darurat untuk memecahkan jendela.

Wali Kota Adamuz, Rafael Moreno, mengatakan kepada Europa Press bahwa ia termasuk yang pertama tiba di lokasi. “Itu mengerikan,” ujarnya.

“Malam itu sangat berat dan menyedihkan.” terangnya.

Baca Juga: Spanyol Selidiki Meta atas Dugaan Pelanggaran Privasi Pengguna Android

Kota kecil di Andalusia ini, yang terletak beberapa kilometer dari lokasi kecelakaan, berada dalam kondisi shock pada Senin.

Balai kota setempat dijadikan pusat tanggap darurat sementara, di mana banyak korban dibawa untuk mendapatkan pertolongan pertama, makanan, dan kehangatan sebelum dipindahkan ke tempat lain.

Pejabat setempat memperingatkan jumlah korban tewas kemungkinan akan bertambah.

Kepala pemerintah Andalusia, Juanma Moreno, mengatakan kepada Cope:  “Beberapa gerbong berada dalam kondisi sangat rusak, sangat memprihatinkan. Saya diberitahu ini adalah puing yang bengkok, sehingga menyulitkan proses evakuasi. Kami harus menggunakan alat mekanis dan mesin berat.”

Ia menambahkan bahwa area pencarian diperluas hingga melampaui lokasi kecelakaan.

“Benturan sangat keras sehingga kami menemukan jasad ratusan meter dari lokasi, yang berarti orang-orang terlempar melalui jendela,” ujarnya.

Kecelakaan ini mengguncang Spanyol, di mana jaringan kereta canggih telah lama menjadi kebanggaan. Dengan hampir 4.000 km rel, jaringan kereta cepat Spanyol merupakan yang terbesar di Eropa dan kedua di dunia setelah China, menurut Adif.

Pada 2024, Renfe melaporkan lebih dari 25 juta penumpang menggunakan kereta cepat mereka.

Selanjutnya: Buntut Banjir Besar, Kemenhut Audit 24 Izin Pemanfaatan Hutan di Aceh-Sumatra

Menarik Dibaca: Fitur iOS 26: AI Saring Spam, Ponsel Lama Makin Canggih


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×