kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Stok CPO Malaysia turun ke level terendah, harga bakal melambung?


Jumat, 10 Januari 2020 / 15:56 WIB
Stok CPO Malaysia turun ke level terendah, harga bakal melambung?
ILUSTRASI. Seorang pekerja memanen buah kelapa sawit di perkebunan di Bahau, Negeri Sembilan, Malaysia, 30 Januari 2019.

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Stok minyak kelapa sawit (CPO) Malaysia pada Desember 2019 turun ke level terendah dalam 27 bulan terakhir menjadi 2,01 juta ton.

Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB), Jumat (10/1), mengatakan, cadangan CPO Desember 2019 turun 11% ke level terendah sejak September 2017. Sementara survei Reuters memperkirakan, stok turun 8,5% menjadi 2,06 juta ton. 

Produksi Malaysia, produsen kelapa sawit terbesar kedua di dunia, pada Desember tahun lalu turun 13% menjadi 1,33 juta ton, terendah sejak Juni 2018. Sedang ekspor negeri jiran turun 0,7% jadi 1,4 juta ton. 

Baca Juga: Eksportir CPO tak terganggu gejolak geopolitik di Timur Tengah

"Ekspor lebih tinggi dari ekspektasi setelah pengiriman ke Turki, Mesir, dan Mozambik mengimbangi penurunan permintaan dari tiga pasar utama China, India, dan Uni Eropa," kata Analis Pasar CPO Sathia Varqa kepada Reuters.

Penurunan stok dan produksi karena musim kemarau serta penggunaan pupuk yang lebih rendah oleh produsen CPO terkemuka di Indonesia dan Malaysia pada awal tahun lalu telah mendorong harga minyak sawit melonjak lebih dari 45% sejak Oktober 2019, hingga melayang di atas RM 3.050 per ton, tertinggi dalam tiga tahun terakhir. 




TERBARU

Close [X]
×