kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Suhu memanas, Raja Malaysia: Jangan seret negara ini ke ketidakpastian politik


Senin, 18 Mei 2020 / 14:24 WIB
ILUSTRASI. Muhyiddin Yassin mengambil sumpah di hadapan Raja Malaysia selama upacara pengambilan sumpah sebagai Perdana Menteri ke-8 Malaysia di Kuala Lumpur, Malaysia, 1 Maret 2020.


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Raja Malaysia mengatakan, untuk tidak menyeret negeri jiran ke arah ketidakpastian politik, ketika Majelis Rendah mengadakan pertemuan untuk pertama kalinya sejak Perikatan Nasional mengambil alih pemerintahan.

Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah menyatakan dalam pidatonya, perbedaan pendapat di antara anggota parlemen Malaysia tidak boleh berakhir dengan permusuhan dan serangan pribadi.

"Sebaliknya, perbedaan-perbedaan ini harus berfungsi sebagai dasar untuk memicu ide-ide baru, untuk mengembangkan dan menyatukan negara, bukan sebaliknya," katanya di hadapan anggota parlemen Malaysia, Senin (18/5).

Baca Juga: Malaysia memanas, parlemen setuju usulan mosi tidak percaya atas Perdana Menteri

"Saya ingin memberi saran, jangan menyeret negara ini lagi ke ketidakpastian politik, ketika warga sudah menghadapi berbagai masalah dan masa depan yang sulit karena pandemi Covid-19," ujar Raja seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Sidang Senin (18/5), yang menandai pembukaan sesi ketiga parlemen ke-14, hanya menampilkan pidato raja. 

Tidak ada pembahasan mosi, termasuk usulan Mahathir Mohamad atas mosi tidak percaya terhadap Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, yang sudah mendapat persetujuan Ketua Parlemen Ariff Md Yusoff. Mosi ini yang membuat suhu politik di Malaysia mendidih lagi.

Turbulensi politik 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×