kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.955   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.014   130,03   2,21%
  • KOMPAS100 782   18,74   2,45%
  • LQ45 591   13,28   2,30%
  • ISSI 209   5,18   2,55%
  • IDX30 335   7,65   2,34%
  • IDXHIDIV20 411   8,49   2,11%
  • IDX80 89   2,00   2,31%
  • IDXV30 111   2,63   2,42%
  • IDXQ30 108   2,62   2,50%

Taiwan Larang Instansi Pemerintahan Gunakan DeepSeek


Senin, 03 Februari 2025 / 17:33 WIB
ILUSTRASI. Taiwan melarang departemen pemerintah menggunakan layanan kecerdasan buatan (AI) dari startup China, DeepSeek. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Sumber: Reuters | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Taiwan pada hari Senin melarang departemen pemerintah menggunakan layanan kecerdasan buatan (AI) dari startup China, DeepSeek. Ini dilakukan untuk menghindari risiko keamanan.

Ada juga kekhawatiran tentang sensor pada DeepSeek dan risiko data berakhir di China. Taiwan disebut telah lama mewaspadai penggunaan teknologi China mengingat klaim kedaulatan Beijing atas pulau itu dan ancaman militer serta politiknya terhadap pemerintah di Taipei.

Baca Juga: Siapa Liang Wenfeng, Pendiri DeepSeek yang Guncang Pasar Saham AS?

Selama rapat kabinet, Perdana Menteri Taiwan Cho Jung-tai mengatakan DeepSeek dilarang digunakan di semua lembaga pemerintah untuk memastikan keamanan informasi negara.

Kementerian digital Taiwan mengatakan pada hari Jumat bahwa departemen pemerintah tidak boleh menggunakan DeepSeek, tetapi tidak secara khusus mengatakan itu dilarang.

Pihak berwenang di Korea Selatan, Prancis, Italia, Irlandia, dan negara-negara lain juga telah menyelidiki penggunaan data pribadi oleh DeepSeek.

Tonton: IHSG Hari Ini Memerah, Senin 3 Februari 2025




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×